SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan membongkar bangunan liar (bangli) disepanjang rel kereta api kawasan Stadion Maulana Yusuf (MY) Kota Serang, setelah Lebaran Idul Fitri 2025.
Pemkot Serang dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 1 Cikini, Jakarta telah bersepakat untuk menata Kota Serang sebagai ibukota Provinsi Banten.
Salah satu penataan itu adalah pembongkaran bangli yang kini ditempati oleh para pedagang. Setidaknya terdapat 80 bangunan liar yang berdiri di lahan milik PT KAI tersebut.
Pemkot Serang juga akan merelokasi para pedagang tersebut ke dua lokasi, Pasar Kepandean dan Pasar Lama. Pasalnya, penataan pedagang dan penataan kota masuk ke dalam 100 hari kerja Budi Rustandi dan Nur Agis Aulia.
Walikota Serang, Budi Rustandi mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan dengan PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta, telah menemukan kesepakatan untuk pengembangan dan penataan kawasan Kota Serang.
“Salah satu contoh nyata kerja sama yang telah berjalan adalah penertiban dan penataan kawasan stasiun serta sebagian taman kota. Di mana, agar tercipta RTH yang memiliki nilai ekologis, ekonomi, sosial budaya dan estetika,” kata Budi saat dikonfirmasi usai melakukan pertemuan dengan PT KAI di Jakarta, Selasa, 11 Maret 2025.
Budi menegaskan, Pemkot Serang akan membongkar bangli di stadion agar terlihat lebih rapih.
“Saya tegak lurus, aturannya tidak boleh saya bongkar. Daripada kena banjir mulu,” tegas Budi.
Budi mengaku, Pemkot Serang akan mulai melakukan penataan kawasan Stadion MY itu dimulai setelah Lebaran Idul Fitri 2025.
“Itu liar nanti dibongkar. Nunggu habis lebaran, saya konsen perencanaan dulu biar siap semua nih,” kata Budi.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aditya











