LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Zeni Abdurohman memilih cara yang berbeda untuk mudik. Warga Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, ini melakukan perjalanan yang lebih menantang untuk pulang ke kampung halamannya di Purbalingga, Jawa Tengah.
Zeni melakukan perjalanan mudik dengan sepeda, menempuh jarak 300 kilometer lebih untuk bertemu dengan keluarganya.
Perjalanan dimulai pada awal minggu lalu. Zeni mengayuh sepedanya dari Rangkasbitung.
Sepanjang perjalanan, ia harus berhadapan dengan cuaca yang terkadang ekstrem, serta jalanan yang padat kendaraan.
“Saya ingin merasakan pengalaman berbeda tahun ini. Mudik dengan sepeda ini juga sebagai cara untuk menjaga kebugaran tubuh, sekaligus menikmati pemandangan sepanjang perjalanan,” kata Zeni dengan penuh semangat kepada Radarbanten.co.id melalui telepon seluler, Rabu, 26 Maret 2025.
Zeni juga mengaku merasa lebih dekat dengan alam dan menyadari betapa indahnya perjalanan jika dilakukan dengan cara yang lebih sederhana.
Selama perjalanan, Zeni tidak hanya mengandalkan fisiknya, namun juga bantuan teman-teman komunitas sepeda yang memberinya dukungan.
Mereka bergantian menemani dan memberikan tip agar Zeni tetap semangat hingga mencapai tujuannya.
Zeni telah tiba di Purbalingga. Meskipun tubuhnya lelah, ia merasa sangat puas dengan pengalamannya.
“Ini bukan hanya soal mudik, tapi juga tentang bagaimana kita bisa lebih menghargai perjalanan itu sendiri, bukan hanya tujuan akhirnya,” ujarnya.
Zeni berharap, cerita perjalanannya ini dapat menginspirasi banyak orang untuk mencoba cara berbeda dalam merayakan tradisi mudik, dengan lebih memperhatikan kesehatan dan menikmati perjalanan.
Baginya, mudik kali ini menjadi momen spesial yang tak terlupakan.
Editor: Agus Priwandono











