PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Guna menyambut hari kemenangan Idul Fitri, warga Kampung Rengat Masjid, Desa Karyasari, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, menggelar berbagai jenis perlombaan.
Kegiatan tersebut merupakan puncak kegiatan Gebyar Ramadan dan Semarak Idul Fitri 1446 Hijriah yang rutin dilaksanakan setiap tahun untuk mempererat tali silaturahmi warga Kampung Rengat Masjid.
Meskipun hujan deras mengguyur wilayah Desa Karyasari pada Selasa, 1 April 2025, namun tidak menurunkan antusiasme masyarakat, pemuda, dan anak-anak untuk mengikuti perlombaan-perlombaan yang telah dijadwalkan oleh panitia.
Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Zaki Ulil Absor mengatakan, ada berbagai jenis perlombaan yang digelar untuk memeriahkan Idul Fitri 1446 Hijriah.
“Mulai dari lomba panjat pinang, sogot aci, balap karung, dan permainan tradisional lainnya,” katanya.
Ia mengatakan, selain untuk memeriahkan Idul Fitri, perlombaan juga untuk mempererat tali silaturahmi masyarakat Kampung Rengat Masjid.
“Selain itu juga untuk meningkatkan nilai-nilai keislaman, serta menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh warga,” ujarnya.
Selain perlombaan, ada sejumlah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada Gebyar Ramadan dan Semarak Idul Fitri 1446 Hijriah, mulai dari pesantren kilat, santunan anak yatim, takbiran keliling, serta puncaknya dengan berbagai perlombaan tradisional.
“Kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 27 Maret dimulai dengan pesantren kilat sekaligus buka bersama yang diikuti oleh anak-anak dan remaja Kampung Rengat Masjid. Selain pesantren kilat, ada juga kegiatan santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial,” tegasnya.
Ia berharap, dengan pelaksanaan kegiatan Gebyar Ramadan dan Semarak Idul Fitri 1446 Hijriah, masyarakat bisa senang dan bisa saling menjaga tali silaturahmi, baik mereka yang baru pulang kampung maupun masyarakat yang menetap di Kampung Rengat Masjid.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Melalui berbagai rangkaian acara ini, nilai-nilai keislaman semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat rasa kepedulian dan gotong royong antar warga,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











