LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Libur Lebaran 2025 telah usai. Semua orang, khususnya para perantau, akan kembali menjalani rutinitas seperti biasa.
Namun, agar tidak melupakan momentun hangat Lebaran, kamu bisa membawa oleh-oleh dari tanah kelahiran untuk dibawa ke perantauan, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk dibagikan ke orang-orang terdekat kamu.
Bagi kamu yang tahun ini mudik atau singgah ke Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mungkin bisa membawa oleh-oleh khas Bumi Multatuli ini.
Kabupaten Lebak bukan hanya dikenal karena keindahan alam dan budaya Baduy yang masih lestari, tapi juga punya segudang oleh-oleh khas yang cocok dibawa pulang usai libur Lebaran 2025.
Mulai dari camilan tradisional sampai kerajinan tangan, berikut daftar oleh-oleh yang wajib masuk tas kamu sebelum kembali ke kota.
1. Leumeung dari Malingping.
Leumeung adalah makanan khas yang terbuat dari beras ketan dan santan, dimasukkan ke dalam bambu lalu dibakar hingga matang.
Rasanya gurih dan legit, pas banget jadi teman perjalanan pulang atau oleh-oleh untuk keluarga.
2. Emping melinjo dan keceprek.
Kalau kamu suka camilan gurih, emping dari Lebak wajib dicoba. Bedanya dengan emping lain, emping Lebak punya rasa yang lebih alami dan tekstur yang renyah.
Keceprek, versi unik emping yang hanya dikeprek sekali, jadi favorit banyak orang.
3. Gula aren batok dari alam Lebak.
Dibuat dari nira pohon aren, gula batok khas Lebak punya cita rasa yang lebih pekat dan aromatik. Cocok buat pemanis alami minuman atau masakan di rumah.
4. Tas Baduy, simbol ketangguhan dan tradisi.
Tas ini dibuat dari serat pohon oleh masyarakat Baduy Luar, tanpa bantuan mesin. Kuat, tahan lama, dan penuh makna budaya.
Tas ini cocok jadi buah tangan sekaligus pengingat nilai-nilai lokal.
5. Batik Lebak, corak yang menceritakan alam dan budaya.
Batik khas Lebak punya motif yang terinspirasi dari kehidupan masyarakat dan alam sekitar, seperti padi, air, dan pola tenun Baduy. Cocok dijadikan oleh-oleh yang elegan dan sarat makna.
6. Opak dan kue Pasung, cita rasa tradisional yang melekat.
Opak dari beras ketan atau singkong jadi camilan ringan yang bisa tahan lama.
Sementara, kue Pasung dengan rasa manis dari gula merah dan bentuk unik seperti corong daun pisang, cocok dijadikan suguhan khas di rumah.
Libur Lebaran ke Lebak belum lengkap tanpa bawa oleh-oleh khasnya. Selain membantu ekonomi lokal, kamu juga ikut menjaga kelestarian budaya daerah.
Jadi, sebelum pulang, pastikan bagasi kamu terisi dengan kenangan rasa dari Lebak.
Editor: Agus Priwandono











