PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Badak tetap mengalami lonjakan usai libur Lebaran. Kenaikan paling tinggi terjadi pada cabai dan bawang merah.
Salah seorang pedagang, Rohim, mengatakan bahwa harga mulai merangkak naik sejak menjelang Lebaran dan terus melonjak setelah Idul Fitri.
“Kenaikan sebenarnya sudah mulai seminggu sebelum Lebaran, lalu setelah Lebaran naik lagi. Penyebabnya karena pasokan menipis, peminat banyak, tapi barangnya enggak ada,” kata Rohim saat ditemui di lapak dagangannya pada Senin, 7 April 2025.
Menurutnya, komoditas yang mengalami lonjakan tertinggi saat ini adalah cabai rawit oranye, cabai keriting merah, dan bawang merah.
“Cabai keriting merah sekarang Rp 70 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 50 ribu. Cabai rawit oranye naik jadi Rp 120 ribu dari harga normal Rp 33 ribu, dan bawang merah sekarang Rp 55 ribu dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram,” jelasnya.
Lonjakan harga cabai dan bawang merah usai Lebaran tak hanya membebani konsumen, tapi juga berdampak pada pedagang.
Rohim mengaku, omzet penjualannya turun hingga 30 persen akibat harga yang melambung tinggi.
“Omzet pasti turun, kurang lebih 30 persen. Kalau harga stabil, kita bisa stok 150 kilogram langsung habis, tapi sekarang cuma 30 kilogram aja yang laku,” ungkapnya.
Ia mengatakan, tingginya harga juga membuat banyak pembeli mengeluh. Mereka berharap harga bisa kembali seperti sebelum Lebaran.
“Banyak yang komplain, kok sekarang mahal banget. Ya gimana lagi, memang lagi naik. Yang paling banyak dikeluhin ya itu, cabai rawit oranye, cabai keriting merah, dan bawang merah,” katanya.
Rohim pun berharap, harga-harga tersebut segera kembali normal agar pembeli tidak terbebani dan omzet penjualannya kembali meningkat.
“Harapannya sih harga bisa normal lagi, jangan mahal-mahal terus, kasihan juga yang beli,” tuturnya.
Editor: Agus Priwandono











