• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Lebak

Memilukan, Satu Keluarga Asal Lebak Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reot

Nurandi by Nurandi
Rabu, 9 April 2025 11:54
in Lebak
0
Memilukan, Satu Keluarga Asal Lebak Puluhan Tahun  Tinggal di Rumah Reot

Kondisi pilu rumah reot milik Tia dan suaminya yang reot dan nyaris roboh. Foto : Nurandi

0
SHARES
129
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Di balik indahnya hamparan sawah dan bukit di Kampung Ciluluk, Desa Keusik, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, tersimpan kisah pilu tentang perjuangan sebuah keluarga kecil yang hidup di tengah keterbatasan.

Di sudut kampung itu, berdiri sebuah rumah reot berdinding bambu dan beratap bolong, tempat Tia dan suaminya Rahmat serta keluarganya berteduh dari panas dan hujan.

Mereka terpaksa tinggal di rumah tak layak huni yang nyaris roboh, dengan dinding bilik bambu yang sudah rapuh dan atap bocor di berbagai sisi. Karena keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini tak mampu membangun rumah yang layak.

Tia bersama suami dan kedua anaknya tinggal di rumah tak layak huni dalam kondisi memprihatinkan dan jauh dari kata layak untuk ditempati.

“Ya udah lama lah, mungkin kesini ada kali 10 tahun, saya tinggal di rumah ini sama anak dan suami doang, anak ada dua yang sekolah satu kelas tiga, dan satu lima tahun,”kata Tia kepada Radar Banten saat berada di rumahnya, 8 April 2025.

Tia mengatakan, pekerjaan suaminya sebagai buruh angkutan pasir tidak mampu membangun rumah yang layak. Bahakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja ia mengaku kesulitan.

“Suami kerja kuli pasir pak, sehari penghasilan kadang Rp 15.000 kadang Rp 20.000 itu udah yang paling besar, itu buat beli beras, buat jajan anak sekolah ya kalau dicukupin ya engga cukup uang segitu pak, apalagi buat kebutuhan yang lain, tapi yang namanya kita orang kecil ya semampunya kita ya dicukup-cukupin ajah sedikasihnya sama bapaknya aja gituh,”ucapnya.

Sementara menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Keusik, Deden Handayani, mengatakan, pihaknya sudah melakukan usulan terkait program RTLH di Desanya, Namun hingga kini satu pun belum ada yang terealisasi.

“Dari pihak Desa sering diajukan, mulai dari bantuan RTLH maupun apa, tapi alhamdulillah sampai saat ini belum ada titik temu untuk RTLH, tapi pengajuan mah dari tahun 2022 itu udah diajukan.

Ia juga mengaku, terdapat 40 rumah di Desa nya yang sudah di usulkan, namu hingga saat ini hasilnya masih nihil belum ada tindak lanjut.

“Bahkan bukan keluarga Rahmat aja bahkan ada 40 rumah yang di ajukan tapi sampai saat ini Desa Keusik belum dapa bantuan RTLH, bahkan satu pun tidak ada realisasi. Ada satu kemarin tapi hingga kini belum ada,” kata dia.

Lebih lanjut Deden mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekkan data terkait program RTLH di Desanya. “Ya insyaallah kami akan mengecek lagi dari DTKS mereka ya, masayarat apa mereka sudah masuk Siskenji DTKS nanti dilihat dari situ, kalau udah masuk kita akan daftarin lagi,” ucapnya.

Editor: Abdul Rozak

Tags: desa keusikKabupaten LebakKecamatan Banjarsarikeluarga miskin lebakPemkab Lebakperkim lebakRTLHrumah nyari robohrumah reotrumah warga lebakWarga Lebak
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pada Apel Perdana, ASN Kabupaten Serang Diminta Cerdas Sikapi Efisiensi Anggaran

Next Post

Belum Punya Pejabat PPLH, DLHK Banten Kebingungan Tindak Perusahaan Nakal

Next Post
Belum Punya Pejabat PPLH, DLHK Banten Kebingungan Tindak Perusahaan Nakal

Belum Punya Pejabat PPLH, DLHK Banten Kebingungan Tindak Perusahaan Nakal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

10 Tahun Berdiri, Sanggar Senam U & Me Gelar Perayaan HUT ke-81 RI

by Eko Fajar
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sanggar Senam U & Me menggelar kegiatan senam bersama dan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang...

Raih Penghargaan Pemda Berprestasi, Pemkot Cilegon Dapat Bantuan Pembangunan 200 Rutilahu

by Adam Fadillah
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:53
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Wali Kota Cilegon Robinsar diganjar bantuan pembangunan 200 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) setelah berhasil meraih...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.