SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pj Sekda Banten, Nana Supiana, mengingatkan ada tiga bahan makanan yang perlu diwaspadai harga naiknya pada April 2025 ini. Ketiganya adalah cabai rawit, bawang merah, dan daging sapi.
“Pergerakan harga ketiga bahan ini harus terus dimonitor. Walaupun harga mereka masih dipengaruhi oleh konsumsi saat Hari Raya Idul Fitri 2025, kondisi pasar tetap harus diawasi,” ujar Nana, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Irjen Tomsi Tohir, secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Senin, 14 April 2025.
Selain tiga bahan tersebut, Nana juga menyebutkan bahwa beberapa bahan pangan lain yang dipantau mengalami kenaikan. Di antaranya beras premium, beras medium, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai merah besar, tepung terigu, bandeng, hingga garam konsumsi. “Kenaikan tertinggi terjadi di Kabupaten Serang,” tambahnya.
Melihat hal ini, Pemprov Banten pun berencana untuk mendorong tumbuhnya sentra-sentra produksi bahan pangan yang berpotensi memicu inflasi. Hal ini bertujuan agar pengendalian inflasi di Provinsi Banten bisa lebih efektif. “Pemprov Banten terus memantau dan memastikan harga tetap stabil agar dampaknya pada ekonomi tetap positif,” jelas Nana.
Dia juga menekankan pentingnya menjaga psikologi pasar agar tidak terpengaruh kepanikan. Selain itu, Pemprov Banten telah melakukan operasi pasar untuk memastikan ketersediaan dan harga barang tetap terjangkau. “Komunikasi yang efektif sangat penting untuk mencegah kepanikan di pasar,” ujarnya.
Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, inflasi bulan ke bulan (month to month) pada Maret 2025 tercatat sebesar 2,02 persen. Inflasi tahun ke tahun (year on year) sebesar 0,28 persen, sedangkan inflasi tahun kalender mencapai 0,70 persen.
Editor: Merwanda











