• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Pemda Butuh Rp 1 Triliun Bangun Pandeglang, Pengamat Sarankan Pinjam Duit ke PT SMI

Agung S Pambudi by Agung S Pambudi
Senin, 14 April 2025 21:11
in Berita Utama, Pandeglang
0
Pemda Butuh Rp 1 Triliun Bangun Pandeglang, Pengamat Sarankan Pinjam Duit ke PT SMI

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Mathla'ul Anwar Eko Supriatno.

0
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten Pandeglang membutuhkan anggaran sebesar Rp 1 Triliun untuk percepatan pembangunan infrastruktur (jalan, logistik, pariwisata) di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang.

Percepatan pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan oleh Pemkab Pandeglang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Mathla’ul Anwar Eko Supriatno mengatakan, percepatan pembangunan menggebu tetapi terkendala APBD yang terbatas.

“Sebagai alternatif maka Pemkab Pandeglang bisa mengajukan pinjaman eksternal. Seperti kepada PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur-red),” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Senin, 14 April 2025.

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), merupakan Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) yang bergerak di bidang pembiayaan pembangunan dan berbentuk Lembaga Keuangan Bukan Bank.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemenkeu, PT SMI berfokus untuk mendukung percepatan dan pemerataan pembangunan di Indonesia yang berkelanjutan.

“Mengajukan pinjaman ke PT SMI bisa menjadi alternatif. Karena menawarkan pembiayaan dengan bunga kompetitif (5-7 persen) dan tenor panjang (10-20 tahun), tetapi memang perlu dihitung kemampuan bayar Pemkab,” katanya.

Eko menerangkan, berdasarkan hasil analisis kelayakan, potensi manfaat jika digunakan untuk proyek strategis (jalan penghubung, infrastruktur pariwisata), multiplier effect-nya besar,” katanya.

Berdasarkan data dari Bappenas, setiap Rp1 triliun investasi infrastruktur bisa tingkatkan PDRB 2, sampai 3 kali lipat.

“Contohnya pembangunan jalur-jalur hidup bisa dorong pariwisata dan UMKM,” katanya.

Lebih lanjut Eko menganalisa, risiko utang pinjaman Rp1 triliun dengan bungan 6 persen dan tenor selama 15 tahun itu harus bayar cicilan kurang lebih Rp100 Miliar per tahun atau sebesar 8 persen dari APBD.

“Batas aman utang daerah berdasarkan Undang-Undang nomor 17 tahun 2003 maksimal 70 persen dari PAD. Jika tidak dikelola baik, bisa membebani keuangan daerah,” katanya.

Lebih lanjut Eko mengatakan, sebetulnya mengajukan pinjaman diibaratkan sebagai pisau bermata dua. Bisa menjadi peluang jika dikelola baik maka pinjaman bisa jadi katalis pembangunan.

“Jika salah kelola, bisa jadi beban fiskal jangka panjang. Pemkab Pandeglang harus kaji kelayakan proyek berbasis data, libatkan masyarakat dalam pengawasan dan pilih skema pendanaan yang minim risiko,” katanya.

Eko menegaskan, infrastruktur adalah tulang punggung ekonomi, tetapi utang yang bijak adalah kuncinya.

“Dengan perencanaan matang, pinjaman PT SMI bisa jadi solusi. Bukan masalah, asalkan perkuat pengawasan untuk hindari kebocoran anggaran,” katanya.

Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi

Tags: bupati dan wakil Bupati pandeglangdemokrasidewi-iingDPRDDPRD Provinsi Banteninfratruktur jalankabupaten pandeglangKementerian KeuanganPADpinjam dana bank
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sambut HUT ke-151 Pandeglang, Bupati Hapuskan Piutang PBB Pedesaan dan Perkotaan

Next Post

Dinilai Visioner, TIDAR Banten Dukung Rahayu Saraswati Kembali Pimpin PP TIDAR

Next Post
Dinilai Visioner, TIDAR Banten Dukung Rahayu Saraswati Kembali Pimpin PP TIDAR

Dinilai Visioner, TIDAR Banten Dukung Rahayu Saraswati Kembali Pimpin PP TIDAR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kejar Penetapan Tersangka, Pemeriksaan Saksi Kasus Dugaan Korupsi PKBM Gunungsari Dikebut

by Fahmi
Minggu, 16 Agustus 2026 21:23
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Penyidik Tipikor Satreskrim Polresta Serang Kota mempercepat pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat...

Ribuan Pemuda Arak Merah Putih 81 Meter di Kota Tangerang

by Syaiful Adha
Minggu, 16 Agustus 2026 21:20
0

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Ribuan pemuda dari berbagai wilayah di Provinsi Banten mengarak Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter di Kota Tangerang,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.