SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah ingin Banten bebas dari gelandangan dan pengemis.
Maka, ia sendiri turun langsung merazia mereka jika ketemu di jalan.
“Saya kasih nasehat dulu. Diarahkan dulu, ingin tahu jejaringnya, sindikat bukan, korban penculikan bukan, dalam tekanan atau tidak. Takutnya ada premannya,” ujar Dimyati, Rabu, 23 April 2025.
Bahkan, saat ia menemukan pengemis di sekitaran KP3B, ada satu keluarga yang mengemis semua. “Mulai dari neneknya, ibunya, sampai anaknya turun ke jalan untuk mengemis,” ungkap Dimyati.
Bahkan, lanjutnya, ada anak kecil yang sudah menjadi “manusia silver”.
Menurutnya, hal itu sangat memprihatinkan. “Gak mau kerja, gak mau belajar. Gak boleh seperti itu. Apalagi dekat dengan Puspemprov,” tuturnya.
Kata dia, Pemprov Banten sudah memiliki tempat untuk menampung gelandangan dan pengemis yang terkena razia. Namun, jika mereka tak mau, maka akan diantar ke tempat tinggalnya dengan syarat mereka tak boleh lagi turun ke jalan.
“Kita mandikan dulu biar bersih. Kasihan mukanya di-cat,” ungkapnya.
Dimyati mengaku sudah memperingatkan pengemis yang terjaring razia olehnya.
“Kita sudah peringatkan keras, kalau masih ke jalan, kita masukin ke asrama yang ada di Lebak,” tegasnya.
Ia mengungkapkan akan terus melakukan razia ini. Jika ketemu di jalan, maka ia tak segan untuk mengangkutnya, Satpol PP dan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten juga akan rutin melakukan operasi mulai Mei nanti.
“Ini baru kan. Tadinya pembiasaan. Di lampu merah, ngemis-ngemis begitu,” ujar Dimyati.
Bahkan, ia tak segan membawa pengemis yang berpura-pura cacat. “Kalau ada yang berlagak cacat, nipu, kita akan tangkap bawa ke polisi karena itu kan penipuan padahal dia normal,” tegasnya.
Dimyati juga mengimbau masyarakat untuk tidak membiasakan memberi uang kepada pengemis di jalanan. Jika ingin sedekah, maka ia mengimbau ke lembaga-lembaga yang mengurusi hal itu. Sehingga pengemis akan kapok dan tak lagi turun ke jalan karena tidak ada yang memberi.
Pada kesempatan itu, ia juga berharap bupati dan walikota di Banten ikut menertibkan gelandangan dan pengemis di daerahnya masing-masing.
Editor : Aas Arbi











