slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Pandeglang

Kisah Maulana Hasanuddin di Watu Gilang: Bertapa Sampai Batu Terangkat

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
06-05-2025 09:28:03
in Pandeglang, Utama
Kisah Maulana Hasanuddin di Watu Gilang: Bertapa Sampai Batu Terangkat
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Petilasan Watu Gilang di Hutan Cisunia, Gunung Karang, diyakini sebagai tempat bertapa para raja pada masa lampau untuk memperdalam ilmu kanuragan.

Watu Gilang merupakan batu andesit berbentuk segi empat dengan ukuran panjang 190 cm, lebar 121 cm, dan tebal 16,5 cm.

Baca Juga :

Bakor PKC Sebut Lebak Selatan Kaya Alam, Cilangkahan Bisa Jadi Kabupaten Mandiri

Bakor PKC Klaim Kabupaten Cilangkahan Sudah Penuhi Seluruh Syarat Pemekaran

Desak Pembentukan Kabupaten Cilangkahan, Sejumlah Tokoh Datangi Gubernur Banten

695 Koperasi Merah Putih di Banten Sudah Beroperasi

Permukaan batu tersebut tampak datar dan kini menjadi situs yang sarat nilai sejarah.

Meski saat ini batu serupa diyakini berada di kawasan Keraton Surosowan, Banten Lama, Kota Serang, namun dalam naskah kuno Babad Banten pupuh XVIII disebutkan bahwa Maulana Hasanuddin, raja pertama Kesultanan Banten, memiliki sebuah batu besar dan rata yang digunakan Batara Guru Jampang untuk bertapa.

“Batara Guru duduk bertapa dalam waktu sangat lama, hingga ikat kepalanya menjadi sarang burung emprit,” tertulis dalam Babad Banten seperti dikutip Djajadiningrat (1983: 35-36).

Sementara itu, dalam pupuh XIX Babad Banten, Sunan Gunung Jati bersama Molana Judah disebut memerintahkan Maulana Hasanuddin untuk mendirikan kota di dekat pantai.

Ia bahkan memberikan petunjuk langsung mengenai lokasi dalem, pasar, dan alun-alun yang harus dibangun.

Watu Gilang di Gunung Karang, Pandeglang, menyimpan kisah mistis yang dipercaya masih kuat hingga kini.

Dalam catatan Djajadiningrat (1983: 36), disebutkan bahwa batu tersebut tidak boleh dipindahkan dari tempatnya.

Jika dipindahkan, diyakini bisa menyebabkan kehancuran negeri.

Dikutip dari kanal YouTube @Ngaos Rasa, seorang juru kunci bernama Holilullah mengungkapkan cerita lama seputar Watu Gilang.
Ia menyebut, sebelum menaklukkan Banten, Sultan Maulana Hasanuddin diperintahkan untuk bertapa di batu tersebut oleh ayahnya, Syekh Syarif Hidayatullah.

“Jadi ceritanya dulu Sultan Maulana Hasanuddin disuruh tapa di sini oleh Syekh Syarif Hidayatullah Cirebon sebelum melawan Pucuk Umun yang dulu menjadi Raja Banten,” kata Holilullah.

Menurutnya, tujuan tapa tersebut adalah untuk meningkatkan ilmu kanuragan agar bisa menandingi kesaktian Pucuk Umun, yang dikenal sangat sakti mandraguna.

“Sultan Maulana Hasanuddin bertapa di sini sampai kapan? Sampai batu Gilang yang didudukinya itu ikut terangkat,” ungkapnya.

Holilullah menjelaskan, bahwa tempat tersebut bukan hanya saksi tapa Sultan Maulana Hasanuddin. Sejumlah tokoh besar Banten lainnya juga disebut pernah bertapa di lokasi yang kini dianggap keramat itu.

Menurutnya, alasan Sultan Maulana Hasanuddin memilih bertapa di Watu Gilang karena tempat itu sudah lebih dulu digunakan oleh para tokoh spiritual dan bangsawan Banten.

“Yang pernah bertapa di tempat ini di antaranya Brahmana Sampang Adipati Banten Raya Raden Jaka Sengara Sarosohan Banten, Raden Pangasuh Langlang Buana Jagaraksa, Syekh Syarif Hidayatullah Cirebon, Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Ibu Ratu Sepuh Nyi Jaebah, dan Raden Mas Cakra Jaya Arya Dilah Banten,” bebernya.

Ia pun berharap petilasan tersebut bisa dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya dan sejarah Provinsi Banten.

Editor: Agus Priwandono

Tags: Bantengunung karangkesultanan BantenMaulana HasanuddinPetilasan RajaPetilasan SejarahSejarah BantenSultan Maulana HasanuddinWatu Gilang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Andra Soni: Bethasaida Hospital Serang Perkuat Layanan Kesehatan di Banten

Next Post

Tuntut Keadilan, Serikat Pekerja: Banyak Outcoursing di Banten yang Melenceng

Related Posts

Pemerintahan

Bakor PKC Sebut Lebak Selatan Kaya Alam, Cilangkahan Bisa Jadi Kabupaten Mandiri

by Yusuf Permana
Senin, 18 Mei 2026 18:02

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cilangkahan (Bakor PKC) optimistis calon Kabupaten Cilangkahan mampu berdiri mandiri apabila resmi dimekarkan...

Read moreDetails

Bakor PKC Klaim Kabupaten Cilangkahan Sudah Penuhi Seluruh Syarat Pemekaran

Desak Pembentukan Kabupaten Cilangkahan, Sejumlah Tokoh Datangi Gubernur Banten

695 Koperasi Merah Putih di Banten Sudah Beroperasi

Kondisi Jembatan di Kampung Ciseke Memprihatinkan, Relawan Jepang Siap Bangun

Presiden Klub Adhyaksa FC Tepis Rumor Kepindahan dari Banten

Dedi Mulyadi Apresiasi Seniman Tarompet Asal Pandeglang di Kirab Budaya Sunda

Polisi Tetapkan Kepala DPMPTSP Pandeglang Tersangka Kecelakaan Maut

Setelah Menanti 13 Tahun, Pensiunan Guru Asal Pandeglang Akhirnya Berangkat Haji di Usia 63 Tahun

Gantikan Mendiang Ibu, Remaja Ini Jadi Jemaah Haji Termuda Asal Pandeglang

Next Post
Tuntut Keadilan, Serikat Pekerja: Banyak Outcoursing di Banten yang Melenceng

Tuntut Keadilan, Serikat Pekerja: Banyak Outcoursing di Banten yang Melenceng

Kepala Disnakertrans Banten: Laporkan jika Dapat Upah di Bawah UMK

Kepala Disnakertrans Banten: Laporkan jika Dapat Upah di Bawah UMK

Seba Baduy, UMKM di Lebak Raup Untung Ratusan Juta Rupiah

Seba Baduy, UMKM di Lebak Raup Untung Ratusan Juta Rupiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pemkab Serang Segera Berlakukan Manajemen Talenta

Senin, 18 Mei 2026 18:06

Bakor PKC Sebut Lebak Selatan Kaya Alam, Cilangkahan Bisa Jadi Kabupaten Mandiri

Senin, 18 Mei 2026 18:02

Dinkes Kabupaten Serang Beri Pembinaan Petugas Kesehatan untuk Petakan Sarpras dan Alkes

Senin, 18 Mei 2026 17:40

Bakor PKC Klaim Kabupaten Cilangkahan Sudah Penuhi Seluruh Syarat Pemekaran

Senin, 18 Mei 2026 17:39

Setmilpres RI Verifikasi Polda Banten atas Keberhasilan Pengamanan Mudik dan Inovasi Sosial

Senin, 18 Mei 2026 17:38

Marhadi Resmi Pimpin Kadin Tangsel, Siapkan Digitalisasi untuk UMKM

Senin, 18 Mei 2026 16:54

Pemkab Serang Segera Berlakukan Manajemen Talenta

Senin, 18 Mei 2026 18:06

Bakor PKC Sebut Lebak Selatan Kaya Alam, Cilangkahan Bisa Jadi Kabupaten Mandiri

Senin, 18 Mei 2026 18:02

Dinkes Kabupaten Serang Beri Pembinaan Petugas Kesehatan untuk Petakan Sarpras dan Alkes

Senin, 18 Mei 2026 17:40

Bakor PKC Klaim Kabupaten Cilangkahan Sudah Penuhi Seluruh Syarat Pemekaran

Senin, 18 Mei 2026 17:39

Setmilpres RI Verifikasi Polda Banten atas Keberhasilan Pengamanan Mudik dan Inovasi Sosial

Senin, 18 Mei 2026 17:38

Marhadi Resmi Pimpin Kadin Tangsel, Siapkan Digitalisasi untuk UMKM

Senin, 18 Mei 2026 16:54

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkab Serang Segera Berlakukan Manajemen Talenta

by Ahmad Rizal Ramdhani
Senin, 18 Mei 2026 18:06

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menargetkan segera memberlakukan manajemen talenta dalam proses pengelolaan sumber daya pegawai. Penerapan sistem...

Bakor PKC Sebut Lebak Selatan Kaya Alam, Cilangkahan Bisa Jadi Kabupaten Mandiri

by Yusuf Permana
Senin, 18 Mei 2026 18:02

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cilangkahan (Bakor PKC) optimistis calon Kabupaten Cilangkahan mampu berdiri mandiri apabila resmi dimekarkan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak