CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon terus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha 1446 H.
Pemeriksaan hari kedua dilakukan di lapak kurban sekitar area Makam Balung, Cilegon, Selasa 20 Mei 2025 sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit hewan menular.
Fungsional Medik Veteriner pada DKPP Kota Cilegon, Dina Safitri, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang disembelih maupun diperjualbelikan di Kota Cilegon berada dalam kondisi sehat.
“Tujuan kegiatan ini adalah memastikan hewan yang akan dikurbankan bebas penyakit, termasuk penyakit zoonosis. Sehingga nantinya dihasilkan daging kurban yang aman, sehat, utuh, dan halal,” ujar Dina usai pemeriksaan.
Dina menyebutkan, sejauh ini tidak ditemukan indikasi penyakit berbahaya pada hewan yang diperiksa. Mayoritas hewan sudah melalui proses vaksinasi dan pemeriksaan ketat dari daerah asal.
“Hewan kurban yang masuk ke Cilegon sebagian besar berasal dari Sumatera yang saat ini masih bebas PMK (penyakit mulut dan kuku). Sapi-sapi juga sudah divaksin PMK dan LSD (Lumpy Skin Disease),” jelasnya.
Dalam pemeriksaan, petugas mengamati sejumlah indikator awal seperti nafsu makan, kondisi fisik, serta tanda-tanda klinis yang mengarah pada penyakit, terutama PMK. Ciri-ciri yang diwaspadai antara lain hipersalivasi (liur berlebih), sapi tampak lemas, dan luka pada kuku atau mulut.
“Kalau ditemukan indikasi PMK, hewan langsung kami pisahkan dari populasi, lalu diambil sampelnya dan dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Dina.
Pemeriksaan akan terus dilakukan secara berkala hingga hari raya untuk memastikan seluruh hewan kurban di Cilegon dalam keadaan sehat dan layak konsumsi.
Editor: Bayu Mulyana











