TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, memberikan apresiasi kepada Perusahaan Perseroan Daerah Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (Perseroda PITS) yang sukses mencatatkan keuntungan sebesar Rp4,3 miliar dari pengelolaan air minum pada tahun 2024.
Benyamin mengungkapkan kebanggaannya atas hasil positif yang diraih Perseroda PITS di bawah kepemimpinan Tubagus Hendra Suherman. Hal ini menandakan keberhasilan perusahaan dalam membalikkan keadaan setelah bertahun-tahun mengalami kerugian.
“Alhamdulillah, Perseroda PITS sudah menunjukkan tren yang positif, dan saya berharap tren ini terus berlanjut. Saya mengapresiasi upaya yang dilakukan jajaran direksi selama ini,” ujar Benyamin saat dihubungi melalui telepon, Rabu, 21 Mei 2025.
Meski perusahaan berhasil meraih keuntungan, Benyamin mengingatkan agar Perseroda PITS tidak hanya fokus pada pencapaian finansial semata, namun juga tetap memperhatikan tanggung jawab sosialnya terhadap masyarakat.
“Saya meminta agar Perseroda PITS tetap memperhatikan fungsi sosialnya untuk dijalankan,” tegas Benyamin.
Perseroda PITS, yang sebelumnya dikenal mengalami kerugian, kini berhasil mencatatkan keuntungan setelah bertransformasi dan fokus pada pengelolaan air minum. Langkah ini terbukti efektif dalam mengubah nasib perusahaan.
Direktur Utama (Dirut) Perseroda PITS, Tubagus Hendra Suherman, menjelaskan bahwa pada tahun 2024, Perseroda PITS berhasil meraih keuntungan sebesar Rp4,3 miliar atau tepatnya Rp4.395.528.973. Menurut Hendra, pencapaian ini sangat penting bagi perusahaan dalam membangun persepsi positif di mata publik.
“Capaian tahun 2024 memiliki nilai yang sangat penting bagi perusahaan dalam membangun persepsi positif dan kepercayaan publik,” ujar Hendra pada Senin, 19 Mei 2025.
Hendra mengungkapkan, perbaikan keuangan perusahaan terjadi berkat fokus direksi dan komisaris dalam melunasi utang perusahaan serta menutup kerugian. Keberhasilan ini juga didorong oleh inovasi bisnis yang dijalankan bersama mitra pihak ketiga serta etos kerja yang tinggi dari seluruh pegawai.
“Kami bersyukur, di tengah upaya menutup kerugian perusahaan, kami masih bisa mencatatkan keuntungan,” kata Hendra.
Selama dua tahun terakhir, Perseroda PITS tidak mendapatkan penyertaan modal dari Pemkot Tangsel. Namun, dengan segala keterbatasan, perusahaan ini tetap mampu bertahan dan mencatatkan keuntungan.
Hendra pun optimistis bahwa Perseroda PITS akan terus tumbuh dan keluar dari bayang-bayang kerugian, menjadikannya perusahaan yang lebih besar dan berkelanjutan di masa depan.
Editor: Merwanda











