SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Serang Najib Hamas meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang untuk segera mengkaji permintaan dari Desa Cikande Permai mengenai Unit Sekolah Baru (USB) khususnya SMP Negeri.
Menurutnya, kebutuhan SMP Negeri di wilayah-wilayah yang padat penduduk apalagi di kawasan yang tidak masuk dalam zonasi harus diperhatikan. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan.
Najib Hamas meminta kepada Dindikbud Kabupaten Serang untuk segara mengkaji terkait pengadaan Unit Sekolah Baru (USB) di Kabupaten Serang.
“Nanti kalau USB kita perlu mengkaji dengan Dinas Pendidikan. Pertama soal output lulusan, yang kedua nanti di mana lokasi yang cocok supaya kalau misalkan bangun SMP berarti kan output-nya dari SD supaya tertampung anak didik di daerah tersebut,” ujarnya.
Apalagi, kasus-kasus seperti di Desa Cikande Permai yang mana warganya tidak dapat masuk ke SMP Negeri terdekat melalui sistem zonasi. “Apalagi di Cikande Permai penduduknya cukup banyak yakni mencapai 11 ribu, jadi harapan kita ke depan untuk segera menganalisa dan mengkaji terkait kebutuhan USB,” ujarnya.
Ia menilai, kebutuhan untuk USB cukup mendesak. Apalagi, pihaknya mendapatkan laporan bukan hanya di Cikande Permai saja tetapi juga di wilayah lain yakni di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Sehingga hal ini harus dapat segera dikaji agar masyarakat bisa mendapatkan hak yang sama.
“Di beberapa tempat seperti Desa Pelawad, perumahan Taman Ciruas Permai itu juga sama. Ada aspirasi yang masuk terkait dengan USB untuk SMP, karena di SMP Ciruas tidak dapat menampung.
Kendati demikian,mengenai pengadaan sekolah baru, pihaknya meminta agar dikaji juga dari segi kekuatan fiskal daerahnya sehingga pembangunan USB juga tidak mengganggu keuangan daerah.
“Kita hitung dari kekuatan fiskal kita, misal lahannya dari kita pembangunan gedungnya bisa dari DAK pemerintah pusat,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











