PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – BUMDes Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, ambil bagian dalam acara Gebrag Ngadu Bedug yang digelar di Alun-alun Pandeglang dengan membuka stand bazar produk unggulan mereka, yakni kopi puhu.
“Kami mendapatkan konfirmasi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pandeglang bahwa disediakan stand khusus untuk kopi puhu,” ungkap Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja, pada Minggu 8 Juni 2025.
Tak hanya kopi puhu, BUMDes Bandung juga membawa berbagai produk unggulan lainnya, seperti olahan makanan rumahan dan kerajinan anyaman dari daun pandan.
“Bersama Bank BJB, BUMDes kami juga diajak mengisi stand yang berbeda. Jadi selama tiga hari acara, kami tampilkan dua produk, yakni kopi puhu dan anyaman pandan,” jelas Wahyu.
Acara Gebrag Ngadu Bedug sendiri menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM di Pandeglang, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.
Wahyu Kusnadiharja menyampaikan, bahwa produk kopi puhu yang ditampilkan di acara Gebrag Ngadu Bedug tak hanya disajikan dalam bentuk minuman, tapi juga tersedia dalam berbagai sajian kemasan produk.
“Ada beberapa yang kami sediakan, mulai dari kemasan renceng, filter, bubuk, hingga jenis rospin dan green bean,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang hadir di Alun-alun Pandeglang untuk mampir dan mencicipi langsung kopi puhu di stand bazar yang tersedia.
“Bagi masyarakat Pandeglang maupun dari luar daerah yang menyaksikan Gebrag Ngadu Bedug, ini kesempatan luar biasa. Silakan mampir ke stand kopi puhu, kopi organik tanpa bahan kimia,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani
Editor: Aditya











