TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Menanggapi polemik pembagian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk bahan mentah di Ciputat Timur, Kota Tangsel, anggota DPRD Kota Tangsel, Andaryono Wiyono meminta agar permasalahan tersebut tidak dibesar-besarkan.
Ia menilai, hal ini merupakan bagian dari proses dan bisa menjadi sarana perbaikan ke depan.
“Problem MBG itu gak usah dibesar-besarkan ya. Ini kan juga perjuangan. Nanti ini sebagai sarana untuk diperbaiki,” ujarnya di Kecamatan Pondok Aren, Sabtu 21 Juni 2025
Menurut Andaryono, pihak SPPG Ciputat Timur belum memahami secara utuh teknis pelaksanaan program tersebut. Karena itu, ia mengajak publik untuk lebih memberikan semangat kepada para pelaksana, bukan justru menambah tekanan.
“Kalau hal yang kecil jangan dibesar-besarkan lah, kasih semangat aja. Yang penting bagi mereka itu dulu. Tapi jangan terus-menerus, ini kesalahan yang terus dibikin-bikin, terus dibuat-buat,” tegas Ketua DPD Partai Nasdem Tangsel ini.
Andaryono juga mengungkapkan bahwa pembagian MBG dalam bentuk bahan mentah merupakan inisiatif dari kepala SPPK setempat karena pada saat itu para siswa tidak masuk sekolah.
Ia mengapresiasi niat baik tersebut, meski mengakui bahwa secara aturan hal itu tidak sepenuhnya dibenarkan.
“Inisiatifnya bagus karena muridnya gak ada yang masuk sekolah. Tapi sekali lagi ini kan sebenarnya kalau menurut aturan juga nggak boleh. Jadi sebenarnya ini hanya mencoba-coba skema atau konsep dulu,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa langkah tersebut tidak bersifat umum dan berada di luar ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, Andaryono berharap kejadian serupa tidak terulang dan cukup dijadikan pembelajaran.
Editor: Mastur Huda











