TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Komisi II DPRD Kota Tangsel Ricky Yuanda Bastian menegaskan akan memanggil berbagai pihak, terkait polemik pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk bahan mentah di wilayah Ciputat Timur, Kota Tangsel.
Hal ini disampaikan menyusul viralnya pembagian MBG yang menuai sorotan publik lantaran tidak diberikan dalam bentuk makanan siap saji, melainkan dalam kondisi bahan mentah.
“Nanti kita akan bahas di Komisi II. Kita juga akan kolaborasikan dan tanyakan kepada pihak-pihak terkait,” ujar Ricky ditemui di acara pembukaan lapangam bola Rana Grounds Soccerfield, Kecamatan Pondok Aren, Sabtu 21 Juni 2025.
Ricky menjelaskan, program MBG merupakan kebijakan vertikal yang berasal langsung dari pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden. DPRD Kota Tangsel hanya memiliki wewenang terbatas dalam pengawasan program tersebut.
“Kalau dari kami tentu saja ini kan MBG ada di sisi vertikal ya, karena kaitannya langsung dengan Presiden. Sementara di kami hanya bisa mengawasi. Ketika ada kendala di lapangan, tentu saja kami akan mengkritisi dan memberikan masukan,” tambahnya.
Ricky menekankan, fokus utama DPRD Tangsel adalah memastikan kesejahteraan masyarakat Kota Tangsel, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat MBG.
“Yang kita pikirkan adalah masyarakat banyak, khususnya anak-anak kita di kota ini. Kalau memang ada hal-hal yang harus dikritisi, tentu akan kita kritisi,” tegasnya.
Diketahui, program MBG yang digagas pemerintah pusat bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah. Namun, pelaksanaan di lapangan dinilai perlu evaluasi lebih lanjut agar benar-benar tepat sasaran dan sesuai harapan masyarakat.
Editor: Mastur Huda











