slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Utama

‘Orok’ di Menes Pandeglang, Bahasa Gaul yang Sarat Makna Budaya

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
11-07-2025 14:47:49
in Utama
‘Orok’ di Menes Pandeglang, Bahasa Gaul yang Sarat Makna Budaya

Gubernur Banten Andra Soni berbincang dengan pendiri atau founder komunitas budaya dari Menes Heritage Nanda Maulana, pada beberapa waktu lalu.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bahasa bukan cuma soal komunikasi. Di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, istilah lokal seperti ‘orok’ justru jadi cerminan eratnya hubungan sosial warga.

Secara umum, ‘orok’ dalam bahasa Sunda berarti bayi. Tapi di Menes, makna kata ini jauh melampaui arti biologisnya.

Di sana, ‘orok’ jadi sapaan akrab yang biasa digunakan masyarakat dalam percakapan sehari-hari, baik kepada anak kecil maupun orang dewasa. Sapaan ini tumbuh menjadi bagian dari tradisi tutur yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Founder komunitas budaya Menes Heritage, Nanda Maulana atau yang akrab disapa Jendol, mengatakan bahwa istilah ‘orok’ sebagai penanda penting dalam budaya lokal.

“Di Menes, ‘orok’ bukan sekadar bayi. Tapi bentuk keakraban dan kekeluargaan,” kata Nanda, Jumat 11 Juli 2025.

Menurut Nanda, sapaan ini sering muncul dalam percakapan informal antarwarga. Misalnya, saat menyapa teman atau kerabat dalam suasana santai, kata ‘orok’ kerap disisipkan untuk menunjukkan kedekatan.

Contohnya, kata Nanda, dalam kalimat seperti ‘Ceng, orok mah keur meta lalayangan di sawah, yang artinya. Nak, teman-temanmu sedang main layangan di sawah’. Kalimat itu tidak hanya informatif, tapi juga penuh kehangatan.

Atau dalam canda-candaan sehari-hari, warga biasa bilang, ‘Orok Menes mah ngopina jeung balok,’ yang artinya orang Menes itu biasa ngopi dengan kue balok. Ungkapan ini menggambarkan gaya hidup sederhana yang akrab dan merakyat.

Bagi warga Menes, sebutan ‘orok’ bukan untuk merendahkan, tapi justru memperlihatkan keakraban, humor, dan rasa saling memiliki. Bahasa di sini jadi jembatan emosional, bukan sekadar alat bicara.

Sapaan bahasa seperti ini, kata Nanda, lahir dari karakter masyarakat Menes yang guyub dan egaliter. “Bahasa seperti ‘orok’ jadi simbol kedekatan, bukan sekadar sapaan biasa,” ujarnya.

Sayangnya, tradisi tutur seperti ini jarang terdokumentasi secara formal. Padahal, praktik ini hidup dan berkembang dalam keseharian masyarakat.

Nanda menyebut penggunaan istilah ‘orok’ sebagai bukti bahwa bahasa lokal masih punya daya hidup yang kuat.

“Ini bagian dari identitas kita. Bahasa adalah warisan budaya yang harus dirawat,” katanya.

Baca Juga :

BPN Pandeglang Bagikan 201 Sertifikat PTSL Kepada Warga Cigeulis

Diiming-imingi Uang Jajan, Tiga Kakak Beradik Asal Pandeglang Dicabuli Paman

Bang Andra Bangun 8 Ruas Jalan dan 1 Jembatan di Pandeglang

Tuntaskan Akses Menuju Pintu Tol, TMMD ke-129 Bangun Jalan Sepanjang 1,2 Kilometer

Lewat kata ‘orok’, masyarakat Menes memperlihatkan bahwa bahasa bisa menjadi perekat sosial dan penegas identitas. Tradisi ini menandakan bahwa di balik sapaan sederhana, tersimpan nilai budaya yang kuat dan menyatukan.

Reporter: Moch Madani Prasetia

Editor: Aditya

Tags: Bahasa DaerahBahasa Gaulbahasa lokalbahasa sapaanBantenkabupaten pandeglangKecamatan MenesMenesOrok MenesPandeglang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Website OPD di Pandeglang Banyak yang Mati, Diskomsantik Ungkap Penyebabnya

Next Post

LMND Kota Serang Soroti Masalah Anak Tidak Sekolah di Harlah ke-26

Related Posts

Salah satu warga menerima sertifikat tanah masuk dalam program PTSL dari BPN Kanupaten Pandeglang di Kantor Desa Cigeulis, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.
Pandeglang

BPN Pandeglang Bagikan 201 Sertifikat PTSL Kepada Warga Cigeulis

by Purnama Irawan
Selasa, 7 Juli 2026 18:14

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pandeglang menyerahkan sebanyak 201 sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahap...

Read moreDetails

Diiming-imingi Uang Jajan, Tiga Kakak Beradik Asal Pandeglang Dicabuli Paman

Bang Andra Bangun 8 Ruas Jalan dan 1 Jembatan di Pandeglang

Tuntaskan Akses Menuju Pintu Tol, TMMD ke-129 Bangun Jalan Sepanjang 1,2 Kilometer

Dewa United Banten FC Resmi Berpisah dengan Pelatih Jan Olde Riekerink

Nakhoda Baru PERSI & MAKERSI Banten Resmi Dilantik: Siap Kompak Jaga Mutu Pelayanan dan Etika Rumah Sakit

WIKA Serang Panimbang Serahkan Fasilitas Pengganti bagi Warga Terdampak Tol

BPJS Ketenagakerjaan Banten Cairkan Klaim Rp2,5 Triliun hingga Juni 2026

Komunitas Honda Vario Banten Jalin Kebersamaan Lewat Vario Street Nation

Menteri Koperasi Dorong Pengembangan Koperasi Pondok Pesantren di Pandeglang

Next Post
LMND Kota Serang Soroti Masalah Anak Tidak Sekolah di Harlah ke-26

LMND Kota Serang Soroti Masalah Anak Tidak Sekolah di Harlah ke-26

Di Forum KPK, Benyamin Nyatakan Perang Terhadap Korupsi di Tangsel

Di Forum KPK, Benyamin Nyatakan Perang Terhadap Korupsi di Tangsel

Cuaca Buruk Buat Aktivitas Nelayan Lebak Selatan Berhenti Melaut

Cuaca Buruk Buat Aktivitas Nelayan Lebak Selatan Berhenti Melaut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Orkestrasi Komunikasi Pemerintah Daerah

Orkestrasi Komunikasi Pemerintah Daerah

Rabu, 8 Juli 2026 09:59
Hasil Piala Dunia 2026: Menangi Drama Adu Penalti Lawan Kolombia, Swiss Tantang Argentina di Perempat Final

Hasil Piala Dunia 2026: Menangi Drama Adu Penalti Lawan Kolombia, Swiss Tantang Argentina di Perempat Final

Rabu, 8 Juli 2026 09:07
Dugaan Korupsi di PT Angkasa Pura Kargo Rp8,3 Miliar, Mantan Dirut PT APK Dituntut 2 Tahun Penjara

Dugaan Korupsi di PT Angkasa Pura Kargo Rp8,3 Miliar, Mantan Dirut PT APK Dituntut 2 Tahun Penjara

Rabu, 8 Juli 2026 08:25
Pasca Gempa Bumi Magnitudo 5,5, Kondisi Bangunan Rumah Warga Sumur Masih Aman

Pasca Gempa Bumi Magnitudo 5,5, Kondisi Bangunan Rumah Warga Sumur Masih Aman

Rabu, 8 Juli 2026 07:45
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 5,5 Guncang Sumur, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 5,5 Guncang Sumur, Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 8 Juli 2026 07:26
Sebelum Terjebak, Yuk Kenali 7 Ciri-ciri Investasi Bodong

Sebelum Terjebak, Yuk Kenali 7 Ciri-ciri Investasi Bodong

Rabu, 8 Juli 2026 07:05
Orkestrasi Komunikasi Pemerintah Daerah

Orkestrasi Komunikasi Pemerintah Daerah

Rabu, 8 Juli 2026 09:59
Hasil Piala Dunia 2026: Menangi Drama Adu Penalti Lawan Kolombia, Swiss Tantang Argentina di Perempat Final

Hasil Piala Dunia 2026: Menangi Drama Adu Penalti Lawan Kolombia, Swiss Tantang Argentina di Perempat Final

Rabu, 8 Juli 2026 09:07
Dugaan Korupsi di PT Angkasa Pura Kargo Rp8,3 Miliar, Mantan Dirut PT APK Dituntut 2 Tahun Penjara

Dugaan Korupsi di PT Angkasa Pura Kargo Rp8,3 Miliar, Mantan Dirut PT APK Dituntut 2 Tahun Penjara

Rabu, 8 Juli 2026 08:25
Pasca Gempa Bumi Magnitudo 5,5, Kondisi Bangunan Rumah Warga Sumur Masih Aman

Pasca Gempa Bumi Magnitudo 5,5, Kondisi Bangunan Rumah Warga Sumur Masih Aman

Rabu, 8 Juli 2026 07:45
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 5,5 Guncang Sumur, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 5,5 Guncang Sumur, Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 8 Juli 2026 07:26
Sebelum Terjebak, Yuk Kenali 7 Ciri-ciri Investasi Bodong

Sebelum Terjebak, Yuk Kenali 7 Ciri-ciri Investasi Bodong

Rabu, 8 Juli 2026 07:05

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Orkestrasi Komunikasi Pemerintah Daerah

Orkestrasi Komunikasi Pemerintah Daerah

by Redaksi
Rabu, 8 Juli 2026 09:59

Artikel ini merupakan analisis kebijakan yang penulis lakukan—termasuk evidence kinerja penulis sebagai analis kebijakan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Dalam...

Hasil Piala Dunia 2026: Menangi Drama Adu Penalti Lawan Kolombia, Swiss Tantang Argentina di Perempat Final

Hasil Piala Dunia 2026: Menangi Drama Adu Penalti Lawan Kolombia, Swiss Tantang Argentina di Perempat Final

by Nurabidin
Rabu, 8 Juli 2026 09:07

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Timnas Swiss merebut satu tiket terakhir ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Pada babak 16 besar,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak