SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kehadiran Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Matahari, yang kini dikenal sebagai Bank Syariah Matahari (BSM), mendapat sambutan positif dari Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Banten.
Transformasi BPR Matahari Artadaya, yang terafiliasi dengan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka), menjadi BSM secara resmi dilakukan pada akhir Juni 2025 setelah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ketua Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata PW Muhammadiyah Banten, Muljadi, menyatakan bahwa kehadiran BSM merupakan bukti konkret keseriusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam memperkuat perekonomian umat melalui sektor perbankan syariah.
Menurut Muljadi, langkah ini selaras dengan salah satu pilar utama Muhammadiyah, yakni pengembangan ekonomi kemandirian umat. BSM diharapkan menjadi instrumen vital dalam memperkuat perekonomian umat secara signifikan.
“BPRS-BPRS yang berada di bawah naungan Muhammadiyah di berbagai daerah akan bersatu mendukung BSM,” ungkap Muljadi melalui sambungan telepon pada Senin malam, 14 Juli 2025.
Dosen tetap Universitas Muhammadiyah Tangerang ini juga meyakini bahwa kehadiran bank syariah ini akan mendapat respons positif dari kalangan pelaku usaha di lingkungan Muhammadiyah. Mereka didorong untuk mendirikan perusahaan dan menjalankan berbagai kegiatan yang memperkuat perputaran ekonomi.
“Kita tidak hanya fokus membangun sekolah atau perguruan tinggi, tetapi juga mendirikan perusahaan-perusahaan untuk menciptakan lapangan kerja,” jelasnya.
Inisiatif pendirian perusahaan-perusahaan oleh Muhammadiyah ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan pengangguran di Indonesia.
“Dulu kita membantu di bidang pendidikan dan kesehatan. Sekarang, saatnya mencari cara untuk mengatasi pengangguran, agar masyarakat Indonesia bisa bekerja di negaranya sendiri,” tambah Muljadi.
Ia berharap BSM terus berkembang dan membuka cabang di seluruh Indonesia, sehingga mampu memperluas jangkauan serta memberikan dampak positif yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.
“Dengan hadirnya bank syariah milik sendiri, ekonomi umat akan semakin kuat,” tegas Muljadi.
Sebagai informasi tambahan, menyusul konversi ini, PP Muhammadiyah telah menerbitkan Surat Imbauan Nomor 124/HIM/I.0/C/2025. Dalam surat tersebut, seluruh unsur persyarikatan di semua tingkatan—termasuk organisasi otonom (Ortom) dan amal usaha Muhammadiyah (AUM) di berbagai bidang—diimbau untuk menempatkan dana pihak ketiga (DPK) di BSM.
PP Muhammadiyah juga mendorong seluruh elemen persyarikatan agar memanfaatkan layanan keuangan BSM, mengelola transaksi keuangan kelembagaan, serta aktif mendukung sosialisasi dan pengembangan BSM di wilayah masing-masing.
OJK menyambut baik konversi BSM dan berharap bank ini terus berkembang serta berpotensi naik kelas menjadi Bank Umum Syariah (BUS) melalui konsolidasi dengan BPRS Muhammadiyah lainnya.
Editor: Abdul Rozak











