KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadikan penanganan banjir sebagai salah satu program prioritas dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 yang saat ini masih dalam pembahasan bersama DPRD.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan tambahan anggaran untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Tangsel, terutama setelah intensitas hujan tinggi menyebabkan luapan sungai dan genangan di sejumlah titik.
“Kita di anggaran murni sudah mengalokasikan dana untuk penanganan banjir. Tapi karena situasi yang berkembang, kami melakukan penghitungan ulang. Menurut dinas teknis, diperlukan beberapa langkah antisipatif dan solutif terhadap kondisi banjir yang terjadi. Harapannya, kami bisa lebih mengontrol,” ujar Bambang usai rapat Badan Anggaran DPRD Kota Tangsel, melalui siaran pers, Rabu 16 Juli 2025.
Bambang menyebutkan, penambahan anggaran yang diusulkan berkisar antara Rp20 hingga Rp25 miliar dan akan difokuskan ke Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel. “Dana itu akan kami insight-kan untuk penanganan banjir, meski tentunya masih dalam tahap diskusi dengan DPRD,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa penanganan banjir di Tangsel membutuhkan sinergi antarpemerintah daerah, mengingat dampaknya tak hanya dirasakan oleh warga Tangsel, tetapi juga oleh warga Kota Tangerang. Untuk itu, pihaknya telah melakukan sejumlah diskusi lintas wilayah yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Banten.
“Diskusi ini diharapkan dapat membangun pemahaman yang sama soal banjir lintas wilayah. Kami sudah bicara dengan Pemkot Tangerang dalam forum yang difasilitasi oleh provinsi. Tapi, kami juga tidak bisa menunggu terus. Apa yang bisa dilakukan segera, ya akan kami lakukan. Analisis teknis sudah dilakukan, tinggal eksekusi,” kata Bambang.
Sebagai informasi, pada 8 Juli 2025 lalu, banjir kembali melanda Kota Tangsel usai hujan deras mengguyur kawasan Jabodetabek. Banjir dilaporkan terjadi di 22 titik, salah satunya di Perumahan Pondok Maharta, yang berbatasan langsung dengan wilayah Kota Tangerang.
Editor: Bayu Mulyana











