SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Di balik hiruk pikuk kawasan pesisir Selatan Banten, Labuan menyimpan satu kuliner sederhana yang sudah melegenda. Kue balok.
Meski tampilannya terkesan biasa, jajanan ini punya tempat tersendiri di hati masyarakat lokal maupun wisatawan yang singgah.
Kue balok Labuan atau kue balok Babakan biasanya berbentuk kotak atau balok kecil, sesuai dengan namanya.
Proses pembuatannya menggunakan cetakan khusus dari logam yang dipanaskan di atas bara api atau kompor.
Kudapan ini berbahan dasar singkong dan menggabungkan dua bumbu, yaitu bawang goreng yang dicampur minyak serta serundeng sebagai topingnya.
Salah satu pedagang kue balok yang terkenal adalah Hj Djamsinah. Di sana, kamu bisa menikmati kue balok dan bandrek.
Harganya pun merakyat. Tak heran jika kue ini menjadi favorit lintas generasi, dari anak-anak hingga orang tua.
Meski zaman terus berubah dan tren makanan kekinian silih berganti, kue balok Labuan tetap eksis. Ia bukan hanya sekadar penganan, tapi juga bagian dari warisan kuliner yang melekat pada identitas masyarakat pesisir Pandeglang.
Editor: Agus Priwandono











