LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Lebak menargetkan laju pertumbuhan ekonomi (LPE) pada tahun 2025 bisa mencapai 3 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 2, 95 persen dari target 5 persen.
Asda II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lebak Ajis Suhendi optimis target LPE Kabupaten Lebak tahun 2025 ini sebesar 3 persen akan tercapai.
“LPE itu kan dihitung berdasarkan PDRB dengan 21 komponen lapangan usaha pembentuknya. Kami optimistis target pertumbuhan ekonomi tahun ini tercapai. Apalagi, Kabupaten Lebak kini ditunjang dengan sarana transportasi moda memadai seperti jalan Tol maupun transportasi KRL. Tentunya, ini merupakan salah satu keunggulan dan menjadi daya tarik investor untuk mengundang mereka membuka lapangan kerja baru,” katanya, Jumat 18 Juli 2025.
Selain itu, kata dia, situasi wilayah yang cukup kondusif juga menjadi daya tarik investasi.
“Kondusifitas, akses transportasi akan sangat berdampak signifikan terhadap komposisi pdrb ini yang kemudian akan relate dengan LPE,” ujarnya.
Potensi lain yang bisa dimaksimalkan, yakni banyaknya program pusat untuk dioptimalkan guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi di lebak, salah satunya program makan bergizi gratis (MBG).
“Tentunya, MBG diharapkan memberikan efek ikutan dengan rantai pasoknya, penggunaan produk-produk pertanian, perkebunan, jasa usaha, konsumsi rumah tangga juga,” katanya.
Sementara itu 5 sektor tertinggi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten Lebak tahun 2024 yaitu pertama dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mencapai 27,69 persen, kedua perdagangan besar dan eceran, reserpasi mobil sepeda motor 12,09 persen, ketiga konstruksi 9, 78 persen. Selanjutnya ke empat industri pengolahan 9,54 persen, dan ke lima transportasi pergudangan 6,83 persen.
Editor: Bayu Mulyana











