KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID- Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan temuan langsungnya terkait permasalahan banjir di Kota Tangsel dan Kota Tangerang saat melakukan kegiatan Susur Sungai Angke pada Kamis, 24 Juli 2025.
Dalam kegiatan tersebut, ia menyoroti tiga faktor utama yang memperparah banjir di wilayah Kota Tangsel dan Kota Tangerang, yaitu penyempitan aliran sungai, pendangkalan dasar sungai, serta proyek tanggul yang belum rampung sepenuhnya.
“Secara awam saya melihat pertama terjadi penyempitan akibat tanah timbul, kedua terjadi pendangkalan, dan ketiga pekerjaan tanggul oleh Balai Besar yang belum selesai. Saat air besar datang, air meluap ke permukiman warga,” ujar Andra Soni.
Kegiatan susur sungai ini dilakukan bersama Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Wali Kota Tangerang, Sachrudim kepala balai dan jajaran dinas terkait.
Menurut Andra, langkah ini merupakan bagian dari upaya melihat langsung kondisi di lapangan dan menentukan langkah penanganan yang cepat dan terukur.
“Kami sepakat menyusuri Kali Angke ini bersama agar bisa melihat langsung permasalahan yang ada. Setelah ini, kami akan membagi tugas, siapa mengerjakan apa. Saya yakin, dalam satu dua kegiatan ke depan, Insya Allah akan mulai ada perubahan,” tegasnya.
Gubernur juga menyoroti keberadaan bendungan kolor) yang dulunya dibangun untuk pertanian namun kini harus dikaji kembali fungsinya dalam konteks kebutuhan perkotaan dan perubahan tata ruang wilayah.
Ia meminta kepala balai dan kepala dinas untuk segera menyusun kajian teknis sebagai dasar langkah intervensi berikutnya.
Andra juga menyampaikan bahwa permasalahan banjir ini telah berlangsung lama. Ia mengaku pernah tinggal di kawasan Puri Kartika dan telah mengalami banjir sejak duduk di bangku SMP.
“Kalau Puri Kartika saja bisa banjir, apalagi wilayah lain yang lebih rendah,” ujarnya.
Dengan dukungan pemerintah provinsi, kota, serta lembaga teknis, Gubernur Banten menegaskan komitmen untuk menangani banjir di Tangsel secara kolaboratif dan berkelanjutan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











