PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang berencana ingin membangun sirkuit balap resmi untuk menampung minat anak muda di bidang olahraga ekstrem, terutama balap motor.
Rencana ini digagas sebagai upaya menekan maraknya balap liar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, mengungkapkan hal tersebut saat menghadiri gelaran Mahatama Karya Open Road Race 2025 di Alun-alun Pandeglang, Senin 28 Juli 2025.
Iing mengungkapkan, Pemkab Pandeglang tengah menjajaki pembangunan sirkuit balap di kawasan Stadion Badak Pandeglang. Lokasi tersebut dinilai strategis dan tidak mengganggu lalu lintas di pusat kota.
“Keinginan saya sih di atas Stadion Badak. Nanti kita coba cari anggarannya, termasuk memperbaiki jalur ke sana,” ungkapnya.
Iing Andri Supriadi mengatakan, arena balap resmi bisa menjadi wadah positif bagi generasi muda yang hobi memacu kendaraan.
“Supaya generasi muda yang hobi balapan, kalau punya nyali, ya salurkannya di event resmi seperti Open Road Race ini. Jadi bukan di jalan raya umum,” kata Iing.
Selain menekan angka balapan liar, event balap seperti ini dinilai Iing mampu memberikan dampak ekonomi signifikan.
Ia menceritakan, tingkat hunian hotel di Pandeglang selama event berlangsung meningkat tajam.
“Informasinya tadi semua hotel penuh, seperti Hotel Horizon dan Pandeglang Raya. Ini event yang sangat positif untuk pertumbuhan ekonomi di Pandeglang,” ujarnya.
Lebih lanjut, terkait pembinaan atlet, Iing menyatakan Pemkab akan memberikan dukungan. Ia bahkan mengapresiasi kehadiran pembalap muda lokal seperti M. Jalu yang ikut tampil di ajang balap tersebut.
“Insyaallah kalau ada event di luar Pandeglang, kami akan dukung. Atlet-atlet seperti Jalu harus kita apresiasi dan fasilitasi,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











