LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025 resmi bergulir di Kabupaten Lebak. Ribuan siswa SD/MI mulai menerima suntikan vaksin campak, sebagai upaya mencegah penularan penyakit menular tersebut.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak menargetkan imunisasi campak diberikan kepada sekitar 37 ribu siswa yang tersebar di 930 SD/MI pada Agustus ini. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Lebak, Endang Komarduin, mengatakan capaian sementara telah mencapai 1.887 anak atau 7,5 persen dari target.
“BIAS bulan Agustus menargetkan cakupan 95 persen. Untuk vaksin MR (campak) kelas 1 sasarannya 25.174 anak, sedangkan vaksin HPV untuk pencegahan kanker serviks pada siswi kelas 5 mencapai 12.129 anak,” ujarnya, Juma, 8 Agustus 2025.
Menurut Endang, imunisasi campak sangat penting untuk membentuk kekebalan tubuh siswa agar tidak mudah terjangkit penyakit. Sasaran program ini adalah siswa kelas 1 dan 2 SD/MI.
“Dengan imunisasi, diharapkan anak-anak menjadi imun dan terhindar dari risiko penularan campak,” katanya.
Ia menjelaskan, penyakit campak disebabkan oleh virus golongan Paramyxovirus dengan gejala demam, batuk, konjungtivitis, dan ruam kulit. Campak termasuk penyakit yang sangat menular sehingga pencegahan melalui vaksinasi perlu dilakukan sejak dini.
Pelaksanaan BIAS di Lebak umumnya berjalan lancar dari tahun ke tahun. Kegiatan melibatkan petugas kesehatan, pengelola imunisasi, pembina desa, dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di semua sekolah. “Dukungan berbagai pihak membuat pelaksanaan BIAS berjalan efektif,” tambah Endang.
Selain Agustus, BIAS di Lebak juga akan kembali digelar pada November 2025.
Editor: Aas Arbi











