• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

SMAN 1 Pangarangan, Sekolah Pertama di Indonesia yang Laksanakan Ujicoba Peringatan Dini Gempa bumi

Nurandi by Nurandi
Jumat, 22 Agustus 2025 21:01
in Berita Utama, Lebak, Pendidikan
SMAN 1 Pangarangan, Sekolah Pertama di Indonesia yang Laksanakan Ujicoba Peringatan Dini Gempa bumi

Pihak sekolah saat foto bersama pada kegiatan ujicoba peringatan dini gempa bumi. Foto : Nurandi

LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana gempa bumi, SMAN 1 Pangarangan Kabupaten Lebak menggelar kegiatan edukasi penanggulangan gempa, Jumat 22 Agustus 2025. Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa dan tenaga pendidik.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi dasar mengenai cara menghadapi gempa bumi, mulai dari langkah penyelamatan diri, titik kumpul evakuasi, hingga pentingnya menjaga ketenangan saat bencana terjadi.

RelatedPosts

Pembentukan Relawan Sibat

PMI Provinsi Banten Dorong Pembentukan Sibat di Level Desa

Jumat, 18 September 2026 10:23
Basarnas Hentikan Operasi SAR 8 orang hilang

Hilang Tanpa Jejak, Gubernur Banten Dengan Berat Hati Menghentikan Operasi Pencarian

Jumat, 18 September 2026 09:57
peralihan hak tanah

PERINTIS 10 Hari, BPN Banten Dorong Tata Kelola Pajak hingga Pembuatan Akta Lebih Terintegrasi

Jumat, 18 September 2026 09:51
Polda Banten

356 Bintara Lulusan Diktukba Diberi Arahan, Kapolda Banten Tekankan Disiplin dan Integritas

Jumat, 18 September 2026 09:46

Selain itu, peserta juga diberi pemahaman mengenai potensi rawan gempa di wilayah Lebak yang berada dalam zona sesar aktif.

Kepala SMAN 1 Pangarangan, Cahya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilakukan di sekolahnya dalam bentuk mitigasi penanganan gempa bumi.

Ia mengatakan, sebelumnya kegiatan simulasi hanya terbatas pada mitigasi tsunami, namun kali ini diperluas dengan edukasi gempa.

“Alhamdulillah, SMA Negeri 1 Pangarangan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten telah berperan aktif dalam program Drill Experiment Peringatan Dini Gempa, Earthquake Early Warning System yang dikembangkan oleh BMKG yang dan berkolaborasi dengan BRIN, ITB, ASEAN Disaster Reduction Center, dan Kobe University Jepang,” ujar Cahya kepada RADARBANTEN.CO.ID dihubungi melalui sambungan telepon.

Ia menambahkan, edukasi ini tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktik langsung melalui simulasi evakuasi di lingkungan sekolah.

Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami konsep penanggulangan bencana di atas kertas, tetapi juga mampu melakukannya dalam situasi nyata.

“Sebuah kehormatan bagi kami jadi sekolah pertama di Indonesia yang terlibat aktif dalam program ini. Tentunya program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran akan bencana gempa bumi khususnya bagi warga SMA Negeri 1 Pangarangan dan umumnya bagi warga lingkungan sekitar SMA Negeri 1 Panggarangan,” imbuhnya.

Ketua Komunitas Gugus Mitigasi Lebak Selatan Anis Faisal Reza atau yang akrab dipanggil Abah Lala, merupakan salah satu pengagas kegiatan mitigasi di SMAN 1 Pangarangan.

Ia menyebutkan bahwa kegiatan yang digelar merupakan edukasi sejak dini agar masyarakat paham.

“Simulasi ini merupakan percontohan bagaimana cara waspada saat bencana. Jadi ini merupakan bagian penting dalam pembelajaran mitigasi kebencanaan di wilayah Kabupaten Lebak khususnya kepada siswa-siswi SMA,” katanya.

Ia menuturkan, dalam kegiatan para siswa diajarkan bagaiamana cara siaga ketika ada bencana. Semata-mata kegiatan fokus pada edukasi mitigasi bagaimana pentinga memahami situasi daerah rawan bencana.

“Para diajarkan oleh para ahli dan penyuluh sehingga saat kejadian benar-benar ada mereka sudah tau bagaimana cara mengataasinya,” tuturnya.

Sementara itu, Karina Aprilia Sujatmiko, Kepala Subdirektorat Kemitraan Pemerintah dan Industri Direktorat Kemitraan ITB menyambut antusias kegiatan ini.

Menurutnya, edukasi mitigasi gempa memberikan pengalaman baru dan pengetahuan yang sangat bermanfaat.

“Saat ini saya sedang melakukan eksperimen penelitian bersama dengan teman-teman dari Brin, BMKG dan juga dari Jepang. Kami melakukan uji coba evakuasi menggunakan alat earthquake early warning system. Jadi di sini dari tadi pagi kami sudah melakukan 3 buah skenario bersama dengan teman-teman dari SMA Negeri 1 Pangarangan,” jelasnya.

Ia juga menilai kegiatan seperti ini dapat mengurangi rasa panik saat bencana datang. Menurutnya, dengan adanya simulasi, siswa bisa lebih tenang karena sudah tahu prosedur yang harus dilakukan.

“Kelas 10, 11 dan 12. Alhamdulillah hasilnya luar biasa sukses. Siswa-siswa sangat sigap. Earthquake early warning system juga berjalan dengan baik. Hal ini membuat harapan bagi kami untuk pengembangan evakuasi yang lebih baik dan mampu menyelamatkan banyak siswa,” pungkasnya.

Reporter : Nurandi
Editor: Agung S Pambudi

Tags: BantenbmkgBRINgempaITBJepangLebakmitigasisimulasisiswaSma 1 Pangarangan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hore, DPR Setujui Anggaran Jalan Tol Serang – Panimbang Tahun Anggaran 2026

Next Post

Legislator Kritik Kerja Sama Sampah Pandeglang-Tangsel Terlalu Buru-buru: Kayak Kejar Tayang!

Next Post
Legislator Kritik Kerja Sama Sampah Pandeglang-Tangsel Terlalu Buru-buru: Kayak Kejar Tayang!

Legislator Kritik Kerja Sama Sampah Pandeglang-Tangsel Terlalu Buru-buru: Kayak Kejar Tayang!

FIFGroup Serang

Rugikan FIF Cilegon Rp120,5 Juta, Mantan Karyawan Divonis 2 Tahun Penjara

Jumat, 18 September 2026 07:17
Mutasi Polda Banten

Kapolda Banten Irjen Hengki Pimpin Sertijab Lima Pejabat Utama Polda

Selasa, 15 September 2026 12:49
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ramayana Serang

Pasca Seorang Pemuda Tewas Akibat Jatuh dari Mal Ramayana, Ulama Desak Hiburan Malam di Kota Serang Ditutup

by Fahmi
Jumat, 18 September 2026 11:07
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Kematian KH (26), pria yang ditemukan tewas di area parkir Mall Ramayana Serang, memicu desakan penutupan tempat...

Guru silat

Aborsi Janin Pesilat, Guru Silat dan Istrinya Divonis 7 Tahun Penjara

by Fahmi
Jumat, 18 September 2026 10:55
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Mustofa Yadi dan istrinya, Sri Mulyati dihukum 7 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Serang, Kamis...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.