PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sedikitnya 50 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dikerahkan untuk membantu pengamanan aksi demonstrasi di Kabupaten Pandeglang.
Mereka dilibatkan sebagai tambahan personel karena jumlah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terbatas.
Untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sejumlah personel gabungan diturunkan, mulai dari anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), Satpol PP, hingga aparat kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rencananya akan digelar aksi demo di Kabupaten Pandeglang pada Rabu 3 September 2025 ini.
Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Pandeglang, Doni Hermawan, mengatakan Linmas yang dikerahkan berasal dari sejumlah kecamatan di sekitar pusat kota Pandeglang. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
“Linmas ini kan juga punya tanggung jawab menjaga lingkungan. Yang dilibatkan adalah beberapa wilayah di sekitar Pandeglang saja. Karena ini tanggung jawab bersama menjaga aset-aset yang ada di Kabupaten Pandeglang,” kata Doni Hermawan, Rabu 3 September 2025.
Doni menuturkan, jumlah Linmas yang diperbantukan mencapai lebih dari 50 orang. Mereka ditempatkan di titik-titik strategis bersama Satpol PP. “Enggak banyak, sekitar di atas 50-an Linmas. Kita hanya libatkan dari tiga kecamatan,” ujarnya.
Menurut Doni, Satpol PP Pandeglang hanya memiliki sekitar 80 personel, sementara objek vital yang perlu diamankan cukup banyak, mulai dari gedung DPRD, pendopo, hingga kantor Setda. Karena itu, Linmas diminta untuk membantu menutup kekurangan personel. “Personel Satpol PP kita terbatas, sedangkan objek yang harus dilindungi banyak dan berdekatan. Makanya Linmas dilibatkan untuk backup. Jadi pengamanannya dilakukan secara gabungan,” jelas Doni.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











