CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–Seleksi calon direksi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS CM) memasuki tahap akhir. Tiga nama calon Direktur yang terdiri dari Ermansyah, M Yoka Desthuraka, Samsul Hadi akan menjalani sesi wawancara langsung dengan Walikota Cilegon Robinsar.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, memastikan akan melakukan wawancara langsung dengan tiga calon direktur utama yang sudah lolos seleksi pada Rabu 4 September 2025.
“Hasilnya saya sudah lihat, tinggal nanti saya wawancara untuk memastikan. Siapa tahu mungkin dari situ ada penilaian lebih,” kata Robinsar saat diwawancarai Radar Banten di kantornya, Rabu 3 September 2025.
Menurutnya, tahapan seleksi calon direktur utama tinggal satu langkah lagi. “Besok saya panggil untuk wawancara dengan saya secara langsung. Setelah itu tinggal diplenokan,” ujarnya.
Robinsar menambahkan, setelah penentuan direktur utama, Panitia Seleksi (Pansel) masih akan melanjutkan proses untuk posisi direktur operasional dan kepatuhan. Namun, tahapannya dilakukan bertahap.
“Saya ingin mengulas dan melihat visi-misi dari calon ini. Yang pertama normatif, langkah-langkah apa yang akan beliau ambil ketika diamanahkan. Besok sifatnya hanya itu,” jelasnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Cilegon mendukung penuh penguatan BPRS CM. “Intinya kita pro, kita support terhadap BPRS CM ini. Dari hal-hal kecil nanti kita perlahan geser untuk memperkuat nilai BPRS CM sendiri,” ucapnya.
Lebih lanjut, Robinsar menekankan pentingnya direksi yang kompeten untuk membawa BPRS CM berkembang.
“Rencana makanya harus punya direksi yang punya link, kemampuan untuk membawa itu. Kalau tidak bisa mencari dana, tidak bisa usaha, repot,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil penilaian sebelumnya, ia memastikan rekam jejak tiga calon direktur utama dinyatakan baik.
“Track record calon direktur utama bagus-bagus, kompeten. Dari BIN juga hasilnya positif, tidak ada yang negatif, rekam jejak juga jelas semua,” tutupnya.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











