KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kisah inspiratif lahir dari Perumahan Banjar Wijaya, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Warga setempat berhasil mengubah danau yang dulunya terabaikan menjadi destinasi baru, yang dikenal sebagai Kampung Wisata Danau Kalpataru.
Awalnya, kawasan danau tersebut hanya menjadi ruang kosong yang tidak produktif. Namun, berkat partisipasi aktif masyarakat, tempat itu disulap menjadi Ruang Terbuka hlHijau (RTH) yang fungsional.
Tidak hanya menjadi pusat aktivitas warga, danau ini juga berperan penting sebagai area resapan sekaligus penampungan air hujan.
Setiap sore hari, suasana di tepi Kampung Wisata Danau Kalpataru begitu hidup. Warga dari berbagai usia datang untuk berolahraga, bersantai, atau sekadar menikmati udara segar.
Suara tawa anak-anak berpadu dengan aktivitas jogging maupun bersepeda yang menambah semarak suasana.
Naila Pratama, salah satu pengunjung, mengaku rutin membawa anak-anaknya bermain di kawasan tersebut.
“Di sini nyaman dan anak-anak bisa bermain dengan leluasa. Selain itu, tempatnya juga sangat terjangkau,” katanya, Minggu, 7 September 2025.
Menurut Meta Monica, warga Banjar Wijaya, Kampung Wusata Danau Kalpataru adalah gagasan cemerlang karena tak hanya indah, tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan.
“Ini bukan sekadar tempat bersantai, tapi juga berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem. Air hujan bisa tertampung, udara pun lebih sejuk,” ungkapnya.
Hal serupa dirasakan Budi, warga Banjar Wijaya yang hampir setiap hari menjadikan area danau sebagai lintasan jogging.
“Setelah seharian bekerja, jogging di sekitar danau ini jadi obat lelah. Pemandangannya indah, udaranya segar, jadi tidak perlu jauh-jauh untuk berolahraga,” ucapnya.
Transformasi danau menjadi kampung wisata memperlihatkan bagaimana inisiatif masyarakat bisa menghadirkan ruang hijau yang bernilai.
Kini, selain menjadi tempat rekreasi warga, Kampung Wisata Danau Kalpataru juga menjadi simbol gotong royong dan kepedulian lingkungan di Kota Tangerang.
Editor: Agus Priwandono











