LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan warga Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengeruduk kantor desa pada Sabtu malam, 6 September 2025. Mereka meminta penjelasan terkait dugaan Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah melakukan pungutan liar (pungli) perekrutan tenaga kerja pabrik yang berdiri di Desa Sukamanah
Dugaan pungli perekrutan tenaga kerja pabrik oleh Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah viral di masyarakat. Desakan agar kinerja Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah dievaluasi pun muncul.
Kades Sukamanah, Aang, membenarkan jika ratusan warga menggeruduk kantornya.
“Sudah dijelaskan semalem sama yang bersangkutan dan masyarakat minta penggantian ketua Karang Taruna,” kata Aang kepada RADARBANTEN.CO.ID saat dihubungi melalui telepon, Minggu, 7 September 2025.
Ia menegaskan, demi menjaga kondusifitas wilayah dan adanya potensi konflik, Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah sudah tidak lagi menjabat.
“Saat ini sudah dinonaktifkan. Untuk menjaga ke kondusipan masyarakat,” terangnya.
Ia menambahkan, kedatangan masyarakat karena tersulut dengan informasi yang beredar, sehingga mendatangi kantor desa dan meminta Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah diganti.
Saat ini, kondisi Desa Sukamanah sudah kembali kondusif dan kejadian tersebut hanya berlangsung beberapa jam. Setelah tuntutan dipenuhi, masyarakat membubarkan diri.
Editor: Agus Priwandono











