SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kawasan Industri Walantaka, Kota Serang, diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Sejumlah perusahaan besar akan mulai beroperasi pada tahun 2027 dan diperkirakan membuka ribuan lapangan kerja baru bagi warga lokal.
Pemerintah Kota Serang kini menyiapkan strategi agar masyarakat dapat terserap secara optimal di sektor industri tersebut.
Salah satunya melalui program pelatihan keterampilan yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI).
Walikota Serang Budi Rustandi menuturkan, pihaknya tak ingin kesempatan kerja diambil tenaga dari luar daerah.
Karena itu, SDM lokal harus disiapkan sejak dini agar mampu bersaing di pasar kerja industri.
“Kalau SDM kita siap, perusahaan tak punya alasan untuk tidak memprioritaskan tenaga kerja lokal,” kata Budi, Sabtu 18 Oktober 2025.
Pemkot juga mengintegrasikan data antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dengan Disnaker.
Langkah ini bertujuan agar pelatihan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri yang akan beroperasi di Serang.
Menurut Budi, sinergi antarperangkat daerah sangat penting untuk memastikan kesiapan SDM dan peluang kerja berjalan seimbang.
Dengan begitu, perusahaan yang datang bisa langsung merekrut tenaga dari warga sekitar.
“Industri tumbuh, warga bekerja, dan ekonomi daerah naik. Itulah arah kebijakan kami untuk Walantaka,” ungkapnya.
Editor: Mastur Huda











