LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menetapkan 11 desa sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana).
Kesebelas desa tersebut berada di sejumlah kecamatan, yakni:
• Desa Muara (Kecamatan Wanasalam),
• Desa Pondokpanjang (Cihara),
• Desa Situregen dan Desa Sukajadi (Panggarangan),
• Desa Bayah Barat dan Desa Sawarna (Bayah),
• Desa Ciakar (Gunungkencana),
• Desa Panyaungan (Cihara),
• Desa Sukamekarsari (Kalanganyar),
• Kelurahan Cijoro Lebak (Rangkasbitung),
• dan Desa Panggarangan (Panggarangan).
Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama, mengatakan seluruh Destana di Lebak bersifat multihazard, kecuali satu desa di Kecamatan Cihara yang difokuskan untuk mitigasi bencana tsunami.
“Ya, ada 11 desa yang ditetapkan sebagai Destana. Semuanya multihazard kecuali satu di Kecamatan Cihara. Pembentukan Destana menjadi elemen penting untuk mengurangi risiko bencana,” kata Febby, Minggu 19 Oktober 2025.
Menurutnya, penetapan Destana bertujuan untuk mengurangi kerentanan dan meningkatkan kemampuan warga dalam menghadapi ancaman bencana, mengingat sebagian wilayah Lebak merupakan daerah rawan longsor, banjir, dan tsunami.
“Dengan adanya Destana, warga dapat mengenali karakter wilayah dan potensi bencana di desanya, sekaligus mampu mengorganisir sumber daya masyarakat untuk mengurangi kerentanan dan meningkatkan kapasitas,” jelasnya.
Febby menambahkan, pembentukan Destana juga mendorong pemerintah desa agar lebih siap siaga menghadapi bencana dengan memanfaatkan Dana Desa untuk kegiatan penanggulangan bencana.
“Ini sesuai amanat Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2018, di mana kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan sosial menjadi prioritas penggunaan Dana Desa,” katanya.
Lebih lanjut, Febby menjelaskan bahwa BPBD Lebak terus mendorong peningkatan kapasitas aparat desa dan masyarakat agar mampu mengkaji, menganalisis, menangani, dan memantau potensi bencana di wilayahnya.
“Menjadi Desa Tangguh Bencana itu butuh proses. Karena itu, kami terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat agar selalu siap menghadapi segala kemungkinan bencana,” pungkasnya.
⸻
Reporter: Nurabidin











