LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah berharap pembangunan Sekolah Garuda dapat menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Lebak. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Lebak, sebanyak 111 ribu jiwa, dengan 30.115 jiwa di antaranya masuk kategori miskin ekstrem (setara 5.698 keluarga).
Menurut Amir, kehadiran Sekolah Garuda di Lebak bukan hanya akan mendorong peningkatan kualitas pendidikan, namun juga diharapkan dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan di daerah.
“Harapan kita Lebak bisa terpilih menjadi lokasi Sekolah Garuda di Banten, karena Lebak sangat membutuhkan lembaga pendidikan yang berkualitas. Sehingga bukan hanya dari daerah lain yang akan datang, tapi juga putra-putri Lebak bisa masuk ke Sekolah Garuda,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa 21 Oktober 2025 melalui sambungan telepon.
Ia menambahkan, akses pendidikan yang merata dan berkualitas merupakan salah satu kunci dalam memutus rantai kemiskinan. “Adanya Sekolah Garuda diharapkan mempercepat pengentasan kemiskinan yang ada di tengah masyarakat sekitar 8,03 persen,” tambahnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Budi Santoso, mengakui bahwa hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait waktu pelaksanaan pembangunan maupun tahap-tahap berikutnya. Namun demikian, pihaknya tetap optimis dan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan realisasi proyek tersebut. “Saya belum paham itu ya. Yang penting yang diminta kan kesiapan daerah terkait lahan. Kita sudah penuhi semua,” ungkapnya.
Pembangunan Sekolah Garuda ini diharapkan mampu menjadi pusat keunggulan pendidikan di wilayah Banten bagian selatan. Selain fokus pada akademik, kurikulum Sekolah Garuda juga akan diarahkan pada pembinaan karakter, kepemimpinan, serta peningkatan keterampilan.
Jika terealisasi, Sekolah Garuda di Lebak akan menjadi lembaga pendidikan unggulan pertama di kawasan tersebut dengan fasilitas lengkap dan tenaga pendidik yang dibina langsung oleh kementerian.
Editor: Bayu Mulyana











