LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Berdasarkan rilis resmi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Lebak dinobatkan sebagai daerah dengan serapan anggaran terbaik se-Indonesia.
Tercatat, realisasi belanja APBD Kabupaten Lebak mencapai 71,65 persen atau secara nominal sebesar Rp2,083 triliun.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, mengapresiasi kinerja seluruh OPD yang telah bekerja keras.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari arahan Bupati Lebak yang meminta agar belanja pemerintah direalisasikan secepat mungkin demi menggerakkan ekonomi daerah.
“Sebagaimana arahan Pak Bupati agar seluruh OPD segera merealisasikan pekerjaan dengan tujuan agar perekonomian bergerak, dan hasilnya ini, menjadi kabupaten tertinggi realisasi belanjanya se-Indonesia,” kata Halson kepada Radar Banten, Kamis 23 Oktober 2025, melalui sambungan telepon.
Halson menjelaskan bahwa pencapaian ini juga merupakan buah dari perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang disiplin.
Ia menyebutkan, realisasi anggaran ini menunjukkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Dimana per 17 Oktober 2025 sebagaimana rilis Kemendagri bahwa Lebak realisasi belanjanya di angka 71,65% dengan nominal Rp2,083 triliun,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, turut memberikan apresiasi atas kinerja tim anggaran pemerintah daerah dan seluruh OPD.
Ia berharap capaian ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.
“Harapannya agar serapan yang tinggi mendapat apresiasi dari pusat,” tutur Amir.
Amir juga menyampaikan harapannya agar dana transfer dari pusat tidak mengalami pemotongan bagi daerah yang memiliki kinerja baik.
“Apresiasi seperti daerah dengan serapan tertinggi jangan dipotong dana transfer daerahnya. Biar adil. Siapa yang berprestasi harus dihargai,” pungkasnya.
Hasil dari capaian tersebut, menjadikan Kabupaten Lebak tidak hanya menunjukkan keseriusan dalam tata kelola keuangan, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam memacu kinerja pembangunan melalui serapan anggaran yang optimal.
Reporter : Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











