JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) resmi melantik Budi Prajogo sebagai Ketua Departemen Politik dan Demokrasi periode 2025–2030. Pelantikan tersebut berlangsung dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP PKS yang digelar pada 10–12 November 2025.
Budi Prajogo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah baru yang diberikan kepadanya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden PKS, Dr. Almuzamil Yusuf, yang telah memberikan kepercayaan untuk mengemban tugas dalam bidang politik dan demokrasi.
“Hari ini saya dilantik sebagai Ketua Departemen Politik dan Demokrasi DPP PKS periode 2025–2030. Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden PKS Dr. Almuzamil Yusuf atas kepercayaan beliau untuk membantu di bidang Polhukam, khususnya di Departemen Politik,” ujar Budi.
Ia menegaskan, amanah yang diterimanya bukan sekadar jabatan struktural, melainkan bagian dari ikhtiar untuk memperkuat praktik demokrasi di Indonesia agar semakin sehat, inklusif, dan berkeadaban.
“Semoga amanah ini bisa menjadi wadah untuk membangun politik dan demokrasi yang sehat di Indonesia melalui Partai Keadilan Sejahtera,” tambahnya.
Sebagai Ketua Departemen Politik dan Demokrasi, Budi Prajogo menyampaikan bahwa PKS akan terus mendorong ruang politik yang lebih edukatif, partisipatif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Ia menilai bahwa demokrasi bukan sekadar proses elektoral, tetapi juga kultur dialog yang harus terus dirawat di tengah dinamika bangsa.
PKS Siapkan Strategi Penguatan Kader dan Basis Politik
Dalam Rakernas tersebut, DPP PKS juga memaparkan sejumlah program penguatan kaderisasi politik, konsolidasi struktural hingga pemberdayaan basis pemilih. Hal ini menjadi bagian dari agenda strategis PKS dalam menghadapi berbagai kontestasi politik nasional ke depan.
Dengan dilantiknya Budi Prajogo, PKS berharap pengelolaan strategi politik dan demokrasi internal partai semakin solid dan terarah.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











