SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi gelaran lomba lari Borobudur Marathon 2025 yang berlangsung pada Minggu, 16 November 2025.
Ajang bergengsi yang digelar di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, itu diikuti sebanyak 11.500 pelari dari 38 negara.
Kelas dunia Borobudur Marathon 2025 terlihat dari para peserta elite yang hadir. Tercatat 11 pelari elite internasional dan sejumlah pelari elite nasional turut meramaikan ajang tersebut.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Edwin Cheruiyot Soi, pelari asal Kenya yang merupakan peraih medali perunggu nomor 5.000 meter pada Olimpiade Beijing 2008.
“Luar biasa semangat pelari yang ikut dalam Borobudur Marathon 2025. Total ada 11.500 peserta dari 38 negara ikut meramaikan BorMar tahun ini,” tulis Erick melalui akun Instagramnya @erickthohir, Minggu 16 November 2025.
Erick menjelaskan bahwa pada 2025 ini, Borobudur Marathon resmi menyandang status Elite Label dari World Athletics, yang menandai kenaikan prestise ajang tersebut.
“Dengan menjadi Elite Label tahun ini, Borobudur Marathon akan semakin menarik minat pelari dari dalam maupun luar negeri. Event seperti Borobudur Marathon juga menjadi bagian penting untuk kita membangun ekosistem sport tourism di Indonesia,” ujar pemilik klub Oxford, klub kasta kedua Liga Inggris itu.
Kemenpora, lanjut Erick, akan terus mendorong penyelenggaraan event-event marathon di Indonesia. Ia berharap ke depan Indonesia dapat memiliki event marathon bertaraf dunia seperti World Marathon Majors. Menurutnya, marathon merupakan salah satu kegiatan olahraga yang mampu mendukung perkembangan sport tourism di Tanah Air.
“Terima kasih juga untuk Pemerintah Daerah, BUMD dan pihak swasta yang sudah mendukung Borobudur Marathon,” katanya.











