PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang Syamsudin Aliandono menyambut baik program beasiswa kuliah kedokteran pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) yang ditawarkan Menteri Transmigrasi Dr M Iftitah S Suryanagara kepada pelajar Pandeglang.
Program beasiswa itu berupa pemberian biaya selama kuliah bagi pelajar Pandeglang yang lulus masuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Jadi Menteri Transmigrasi Dr M Iftitah S Suryanagara memberikan motivasi kepada pelajar Kabupaten Pandeglang agar bersemangat masuk kuliah FKUI tanpa harus memikirkan biaya.
Sebab Menteri Transmigrasi yang merupakan putra daerah Pandeglang siap membantu memberikan biaya perkuliahan.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang Syamsudin Aliandono mengatakan, waktu kemarin Menteri Transmigrasi Dr M Iftitah S Suryanagara memberikan kuliah umum pada acara Latgab Paskibraka Pandeglang.
“Beliau asli putra daerah, kelahiran Pandeglang. Adapun jumlah peserta hadir dalam kuliah umum kurang lebih sebanyak 1.750 siswa dan tamu dari tingkat SMA, SMK, dan MA,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 23 November 2025.
Selain memberikan kuliah umum, Menteri Transmigrasi juga membawa program beasiswa untuk pelajar Pandeglang. Berupa pemberian biaya kuliah bagi pelajar lulus atau masuk FKUI.
“Saya sangat mengapresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada beliau karena telah membawa angin segar untuk pelajar Kabupaten Pandeglang. Bahwa beliau siap membantu beasiswa kepada siswa dan siswi Pandeglang yang ingin melanjutkan sekolah pada Fakultas Kedokteran UI jurusan dokter umum,” katanya yang merupakan Dewan dari Dapil IV Pandeglang.
Jadi program beasiswa Menteri Transmigrasi merupakan momen yang sangat luar biasa bagi generasi muda untuk lebih semangat dalam belajar..
“Dan tentunya ini menjadi motivasi dan penyemangat untuk siswa siswi yang ber cita-cita ingin menjadi dokter bisa terwujud. Mengingat biaya sekolah kedokteran yang sangat mahal,” katanya.
Dalam acara kemarin itu, Menteri Transmigrasi juga memberikan syarat, bagi siswa siswi menyelesaikan pendidikan kedokteran harus siap mengabdi di Kabupaten Pandeglang minimal 10 tahun untuk melayani masyarakat.
“Itu bagian dari komitmen dan konsekuensi karena Pandeglang masih kekurangan dokter. Jadi mengabdi 10 tahun sebagai bukti keseriusan ikut membangun Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Editor Daru Pamungkas











