SERANG – Tiga ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten berganti. Ini terjadi sebagai dampak rotasi jabatan di tubuh Korps Adhyaksa di wilayah hukum Kejati Banten.
Pelantikan Ketua IAD Daerah Tangerang Selatan (Tangsel) Arin Apresa, Ketua IAD Daerah Kabupaten Lebak Tina Onneri, dan Ketua IAD Daerah Kabupaten Pandeglang Febrilydia Surayadi oleh Ketua IAD Wilayah Banten Koes Ardito berlangsung di aula Kejati Banten.
Prosesi pelantikan disaksikan oleh Kepala Kejati Banten Bernadeta Maria Erna Elastiyani, Wakil Kepala Kejati Banten Ardito Muwardi, dan seluruh asisten beserta pengurus IAD Wilayah Banten.
Koes Ardito mengatakan, peran IAD dalam mendukung program kerja Kejaksaan sangat strategis dan vital. “IAD bukan hanya sebagai pelengkap dari institusi Kejaksaan, melainkan sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam mendukung eksistensi dan integritas Korps Adhyaksa. Oleh karena itu, setiap program kerja yang dijalankan harus mencerminkan komitmen, kepedulian, serta keteladanan yang memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam lingkungan internal organisasi, namun juga bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Keterlibatan dan sumbangsih anggota IAD, sambungnya, bukan suatu pilihan, melainkan sebuah keharusan yang telah diatur oleh pengurus IAD Pusat. “Tanpa meninggalkan kewajiban di keluarga, saya meminta kepada ketua IAD yang baru untuk dapat mengatur waktu agar kegiatan IAD di daerah bisa berjalan optimal,” pesannya.
Koes berharap, tiga ketua IAD daerah yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai tugas pokok dan fungsi organisasi. “Saya juga mengingatkan untuk kita semua agar lebih hati-hati dalam bermedsos. Segala tindak tanduk yang kita lakukan, akan ada konsekuensinya. Sesuai arahan pimpinan pusat, tidak ada ruang bagi anggota IAD untuk melakukan kesalahan,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Kejati Banten Bernadeta Maria Erna Elastiyani mengajak seluruh anggota IAD untuk berpedoman pada aturan yang sudah ditetapkan IAD Pusat. “Kalau kita taat aturan, yakin lah semua akan baik-baik saja. Tetapi, sekecil apa pun kesalahan yang kita perbuat, semua akan ada ganjarannya,” terangnya.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh pengurus dan anggota IAD untuk menjalankan program kerja yang bermanfaat untuk sosial kemasyarakatan. “Perbanyak berinteraksi dengan masyarakat. Supaya masyarakat tahu kegiatan positif IAD,” tandas Bernadeta. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











