PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota DPRD Pandeglang, Habibi Arafat, menegaskan pentingnya pemanfaatan bahan baku lokal dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) di Pandeglang harus mengutamakan petani, peternak, dan pedagang lokal dalam rantai pasok.
“Saya berharap SPPG di Pandeglang memanfaatkan bahan lokal. Jangan cari harga yang lebih murah dari luar daerah demi keuntungan,” ujar Habibi saat dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu 29 November 2025.
Ia mengungkapkan sejumlah pedagang pasar mulai terdampak akibat keterbatasan pasokan dan kenaikan harga bahan pangan. Kondisi tersebut muncul karena meningkatnya kebutuhan MBG sementara potensi produksi lokal belum dimaksimalkan.
“Kalau petani dan pengusaha lokal ditinggalkan, harga bisa naik dan pasar makin sepi. Meski belum bisa memenuhi semua kebutuhan MBG, mereka tetap harus diberi ruang memasok kebutuhan harian. Sisanya baru ambil dari luar,” tegasnya.
Habibi mengingatkan pelaksanaan MBG tidak boleh berorientasi bisnis. Program ini dirancang untuk memperbaiki gizi anak sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah.
“Pengelola harus memahami esensi program. Produk lokal jangan dikorbankan hanya karena selisih harga,” ujarnya.
Ia mendorong agar pengadaan bahan pangan MBG lebih berpihak pada masyarakat Pandeglang.
“Semua harus melibatkan bahan lokal agar manfaat program dirasakan lebih luas,” tutup Habibi.***
Editor : Krisna Widi Aria











