PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, Tb Agus Khotibul Umam, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawasi ketat penggunaan anggaran perawatan dua bangunan cagar budaya di Pandeglang. Pengawasan itu dilakukan untuk memastikan dana Rp100 juta yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran.
“Sebagai Dewan yang memiliki fungsi anggaran dan fungsi pengawasan, kita akan awasi itu semuanya. Kita lihat apa yang digunakan dan dipakai,” kata Tb Agus Khotibul Umam, Selasa, 2 Desember 2025.
Dua cagar budaya yang menjadi prioritas tahun ini ialah Balai Budaya dan Water Toren. Menurut Agus, keduanya memiliki nilai penting dalam sejarah perjalanan Pandeglang dan Banten.
“Cagar budaya itu bagian penting dari perjalanan sejarah. Ada jejak para pahlawan dan budaya masa lalu. Dan itu harus dirawat,” tegasnya.
Terkait kecukupan anggaran Rp100 juta untuk dua objek tersebut, Agus menyebut perhitungan teknis sudah dilakukan oleh dinas terkait. Namun, pihaknya tetap membuka peluang dukungan tambahan jika memang dibutuhkan.
“Itu sudah dihitung oleh mereka (Disparbud). Tapi masih banyak cagar budaya di Pandeglang, bukan hanya dua. Tentu kami tetap support perawatan itu,” ucapnya.
Agus memastikan, seluruh komisi di DPRD akan terlibat dalam pengawasan anggaran di OPD mitra kerjanya masing-masing. Tujuannya agar realisasi anggaran berjalan efektif dan tidak ada pemborosan.
“Komisi empat, komisi tiga, semuanya akan mengawasi. Penggunaan anggaran di dinas-dinas seperti apa, itu akan kita pantau. Karena fungsi DPRD itu salah satunya pengawasan,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menyiapkan anggaran Rp100 juta untuk perawatan dua bangunan cagar budaya yang menjadi prioritas tahun ini, yakni Balai Budaya dan Water Toren.
Editor: Agus Priwandono











