SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, melepas bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Prosesi pelepasan bantuan disertai penyerahan simbolis kepada perwakilan tiga provinsi tersebut berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Rabu malam, 3 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Deden menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Banten terhadap warga yang terdampak banjir besar di sejumlah wilayah Sumatera.
“Pada malam hari ini kita melaksanakan pengiriman bantuan bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah, baik di Sumatera Barat, Aceh, maupun Sumatera Utara,” ujarnya.
Deden juga menyampaikan salam hormat dari Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur A Dimyati Natakusumah, yang sedianya hadir dalam pelepasan bantuan tersebut.
“Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur sebelumnya dijadwalkan hadir, tetapi sore tadi beliau menginformasikan ada agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan,” ujar Deden.
Deden menegaskan bahwa apa pun bantuan yang diberikan Banten tidak akan sebanding dengan duka yang dialami para korban, namun hal itu menjadi wujud nyata rasa kesatuan sebagai bangsa.
“Sekecil apa pun peran serta kami dari Banten, itu adalah bentuk kepedulian sebagai sesama anak bangsa. Kita ini satu kesatuan dari Sabang sampai Merauke,” ucapnya.
Menurutnya, musibah yang terjadi di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara, menjadi duka bersama yang juga dirasakan oleh masyarakat Banten.
“Sakitnya saudara-saudara kita di Sumut, di Sumbar, dan di Aceh, tentu menjadi sakitnya kami di Provinsi Banten,” katanya.
Instruksi Gubernur: Prioritaskan Kepedulian dan Kebersamaan Nasional
Deden menambahkan, Gubernur dan Wakil Gubernur Banten menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian lintas wilayah dalam situasi bencana.
“Kepedulian dari para aparatur pemerintah maupun masyarakat sangat diharapkan untuk meringankan apa yang terjadi di tiga provinsi tersebut,” katanya.
Ia kembali mengingatkan tentang semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Sakit di timur akan terasa sampai di barat, sakit di selatan akan terasa sampai di utara. Itulah bukti bahwa kita harus menjaga kebersamaan dan persaudaraan demi utuhnya NKRI,” tegas Deden.*
Editor ; Krisna Widi Aria











