• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Bisnis Wirausaha

Kesalahan UMKM yang Bikin Bisnis Jalan di Tempat

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Selasa, 9 Desember 2025 06:34
in Wirausaha
0
Kesalahan UMKM yang Bikin Bisnis Jalan di Tempat

ilustrasi bisnis UMKM (iStock)

0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Banyak pelaku UMKM yang mampu bertahan bertahun-tahun, tetapi tidak sedikit yang merasa usahanya tidak berkembang. Penjualan stagnan, pelanggan tidak bertambah, dan keuntungan sulit meningkat.

Masalah ini sering kali bukan karena kurang modal, melainkan karena kesalahan mendasar dalam manajemen usaha sehari-hari.

Berikut beberapa kesalahan umum yang membuat bisnis UMKM sulit tumbuh, meski peluang pasar sebenarnya masih terbuka lebar.

1. Keuangan Usaha Masih Tercampur dengan Pribadi

Ini adalah kesalahan paling sering terjadi. Tanpa pemisahan keuangan, pelaku usaha tidak bisa mengetahui kondisi bisnis secara nyata—apakah benar untung, rugi, atau impas. Akibatnya, keputusan bisnis jadi tidak berbasis data dan sulit dievaluasi.

2. Tidak Memahami Pasar dan Pelanggan

Banyak UMKM menjual produk berdasarkan selera pribadi, bukan kebutuhan konsumen. Tanpa riset sederhana, seperti siapa target pembeli dan harga yang sesuai, produk mudah kalah bersaing. Bisnis yang tidak mendengar pelanggan berisiko ditinggalkan perlahan.

3. Takut Berubah dan Berinovasi

Ketika tren berubah, kemasan berkembang, hingga cara promosi semakin digital, sebagian UMKM tetap terpaku pada cara lama. Padahal kompetitor yang berinovasi akan lebih dulu merebut pasar.

4. Mengabaikan Pemasaran dan Branding

Mengandalkan penjualan dari mulut ke mulut saja kini tidak cukup. Tanpa promosi yang konsisten, produk sulit dikenal luas. Kehadiran UMKM di media sosial, marketplace, dan platform digital lainnya kini menjadi keharusan agar tetap relevan.

5. Menentukan Harga Tanpa Perhitungan

Banyak UMKM menentukan harga hanya dengan meniru pesaing atau mengikuti intuisi. Kesalahan ini membuat margin terlalu tipis atau harga terlalu tinggi tanpa nilai tambah. Harga seharusnya dihitung dari biaya produksi, operasional, dan margin yang sehat.

6. Tidak Mengelola Kualitas Produk dan Layanan

Kualitas yang tidak stabil membuat pelanggan mudah kecewa dan enggan membeli kembali. Konsistensi rasa, bentuk, kemasan, maupun pelayanan menjadi faktor penting dalam menjaga loyalitas pelanggan.

7. Tidak Memiliki Tujuan dan Rencana Bisnis

Banyak usaha hanya berjalan dari hari ke hari tanpa target penjualan, strategi pemasaran, atau rencana pengembangan. Tanpa arah, bisnis hanya bertahan tanpa mengalami pertumbuhan berarti.

Penutup

Pertumbuhan UMKM tidak selalu membutuhkan modal besar, tetapi membutuhkan pengelolaan yang tepat. Menghindari kesalahan-kesalahan dasar di atas dapat menjadi langkah awal menuju bisnis yang lebih sehat, stabil, dan berkembang.

Sering kali, bisnis yang “jalan di tempat” bukan karena tidak ada peluang, tetapi karena belum berani memperbaiki cara menjalankannya.***

Tags: bisnis rumahanbisnis UMKMkeuangan UMKMpemasaranUMKM
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

7 Ide Bisnis Modal Kecil yang Potensial di 2026

Next Post

Terapkan Pidana Kerja Sosial, Bupati Pandeglang Sambut Baik MoU Bersama Kejaksaan

Next Post
Terapkan Pidana Kerja Sosial, Bupati Pandeglang Sambut Baik MoU Bersama Kejaksaan

Terapkan Pidana Kerja Sosial, Bupati Pandeglang Sambut Baik MoU Bersama Kejaksaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Hari Kedua Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Hari Kedua Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

by Yusuf Permana
Rabu, 9 September 2026 21:37
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tim SAR Gabungan memperluas pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak setelah berada di dalam speedboat di Perairan...

250 Personel Dikerahkan Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Ombak dan Angin Kencang Jadi Kendala Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Peliputan Erupsi Gunung Anak Krakatau 

by Fahmi
Rabu, 9 September 2026 21:28
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pencarian rombongan jurnalis yang hilang saat peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau terkendala ombak dan angin kencang. Meski...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.