SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua RT 001 RW 001 Kampung Kuaron, Desa Citerep, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Ikhfan (42), menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang pada Minggu dini hari, 7 Desember 2025. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di wilayah Walantaka, Kota Serang, dan telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Ikhfan menjelaskan, aksi pengeroyokan dilakukan oleh sekitar 20 orang. Ia mengaku tidak dapat melawan karena jumlah pelaku yang terlalu banyak.
“Pelakunya sekitar 20 orang. Saya tidak bisa apa-apa, jumlah mereka banyak,” ujarnya, Kamis 11 Desember 2025.
Ia mengungkapkan, sebelum kejadian, dirinya mendapat kabar bahwa salah satu warganya menjadi korban pengeroyokan di daerah Walantaka. Saat tiba di lokasi, ia mendapati warganya sedang dipukuli. Upayanya untuk melerai justru membuat dirinya ikut menjadi sasaran.
“Niat saya melerai, tapi saya juga dipukuli,” kata Ikhfan.
Aksi pengeroyokan itu baru terhenti setelah petugas dari Polsek Ciruas tiba di lokasi. Melihat kedatangan polisi, para pelaku langsung melarikan diri.
“Begitu polisi datang, para pelaku langsung kabur,” ungkapnya.
Usai kejadian, Ikhfan membuat laporan resmi di Mapolsek Walantaka. Ia berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. “Laporan sudah saya buat di Polsek Walantaka,” ujarnya.
Kapolsek Walantaka, AKP Dulhak, membenarkan adanya laporan pengeroyokan tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku.
“Iya, benar ada laporannya. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” katanya.***











