PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan admin media sosial dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Pandeglang mengikuti workshop pengelolaan media sosial (medsos) yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Pandeglang.
Workshop ini membahas berbagai strategi pengelolaan akun medsos sekolah, mulai dari penyusunan konten, teknik penyampaian informasi, hingga etika berkomunikasi di ruang digital.
Kasubag TU Disdikpora Pandeglang, Sukron Mulyadi, mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas para admin dalam mengelola informasi sekolah secara efektif. Sekitar 50 admin medsos SD dan SMP mengikuti workshop tersebut.
“Workshop ini bertujuan meningkatkan kemampuan admin sekolah dalam membuat konten edukatif dan interaktif, sekaligus memastikan informasi sekolah tersampaikan secara efektif kepada masyarakat,” ungkapnya, Kamis 11 Desember 2025.
Sukron menyebut, kemampuan mengelola medsos secara baik dibutuhkan untuk menjaga transparansi informasi serta membangun citra positif sekolah di mata publik.
“Melalui workshop ini, admin sekolah diharapkan mampu mengelola akun media sosial secara profesional, akurat, dan sesuai etika komunikasi di dunia digital,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi para admin sekolah untuk saling bertukar pengalaman mengenai pengelolaan informasi dan tantangan dalam menjaga kualitas konten di akun resmi sekolah masing-masing.
Sukron berharap pihak sekolah dapat memberikan dukungan lebih kepada admin medsos, termasuk penyediaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang memadai.
“Kami berharap para kepala sekolah bisa memberikan dukungan perangkat TIK khusus untuk pengelolaan medsos. Kebutuhannya tentu berbeda-beda bergantung prioritas masing-masing admin,” ujarnya.
Selain perangkat, Sukron juga mendorong adanya tambahan insentif bagi admin medsos sekolah, selama sesuai dan merujuk pada petunjuk teknis pengelolaan dana BOS.
“Dukungan insentif juga penting, tentu tetap mengikuti juknis dana BOS yang berlaku,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu admin medsos SMPN 1 Saketi, Fahlanzein, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop ini menjadi wadah penting bagi para pengelola akun sekolah untuk meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan informasi.
“Workshop di lingkungan Disdikpora Pandeglang sangat bermanfaat bagi admin pengelola media sosial di seluruh sekolah. Dengan adanya kegiatan ini, semoga media sosial bisa mendongkrak personal branding masing-masing sekolah,” ujar Fahlanzein.
Ia berharap setelah mengikuti pelatihan, para admin sekolah bisa lebih kreatif dan konsisten dalam menyajikan informasi yang positif dan inovatif.
“Ke depannya, para admin sekolah diharapkan dapat berbagi informasi positif dan inovatif melalui media sosial,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia











