RADARBANTEN.CO.ID – Alwi Farhan meraih medali emas nomor tunggal putra bulutangkis SEA Games 2025. Juara Dunia Junior 2023 itu sukses menaklukkan sesama wakil Indonesia, Moch Zaki Ubaidillah, melalui pertandingan rubber game dengan skor 13-21, 21-8, 21-12 pada partai final.
Selain Alwi, pasangan ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moch Reza Pahlevi Isfahani juga menyumbangkan medali emas. Pada laga final, Sabar/Reza tampil impresif dengan menumbangkan unggulan pertama asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dua gim langsung 21-14, 21-17.
Sementara itu, satu wakil Indonesia lainnya yang tampil di final, pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/M Trias Puspitasari, harus puas meraih medali perak. Mereka kalah dari unggulan pertama Malaysia, Pearly Tan/Muralitharan, lewat pertandingan ketat rubber game 16-21, 21-19, 17-21.
Seluruh partai final berlangsung di Gymnasium 4 Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Thailand, Minggu (14/12/2025).
Dengan hasil tersebut, tim bulutangkis Indonesia keluar sebagai juara umum SEA Games 2025 dengan raihan 3 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Medali emas Indonesia diperoleh dari nomor beregu putra, tunggal putra, dan ganda putra.
Thailand sebagai tuan rumah berada di posisi kedua dengan 3 emas dan 2 perak, sementara Malaysia menempati peringkat ketiga dengan 1 emas dan 2 perak.
Raihan tiga medali emas ini sekaligus melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yakni dua medali emas.
Pada partai final tunggal putra, laga sesama wakil Indonesia membuat Alwi Farhan sempat tampil gugup di gim pertama. Situasi tersebut dimanfaatkan Zaki Ubaidillah untuk terus menekan hingga merebut gim pembuka 21-13.
Memasuki gim kedua, Alwi bangkit dan mengubah pola permainan dengan tampil lebih agresif. Perubahan strategi tersebut membuat Zaki kesulitan mengembangkan permainan dan hanya mampu meraih delapan poin. Gim kedua pun menjadi milik Alwi dengan skor 21-8.
Di gim penentuan, Alwi yang kini menempati peringkat 17 dunia tampil dominan. Ia tidak memberi celah bagi Zaki untuk bangkit dan menutup gim ketiga dengan kemenangan 21-12 sekaligus memastikan medali emas.
Pada partai ganda putra, Sabar/Reza tampil penuh percaya diri menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Gim pertama berlangsung cepat, namun Sabar/Reza mampu unggul 11-9 di interval dan menutup gim pertama 21-14.
Gim kedua berjalan lebih ketat dengan perolehan poin saling kejar. Meski demikian, Sabar/Reza tetap konsisten hingga menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-10. Usai jeda, pasangan Indonesia terus menekan dan mengakhiri laga dengan kemenangan 21-17.
Kemenangan ini juga memperpanjang rekor positif Sabar/Reza atas pasangan juara dunia 2022 tersebut.
Reporter: Aas Arbi
Editor: Aas Arbi











