SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kasus pembunuhan terhadap anak politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Maman Suherman di rumah mewah Komplek BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Selasa 16 Desember 2025 akhirnya berhasil diungkap oleh tim gabungan Polda Banten dan Polres Cilegon.
Pelaku pembunuhan terhadap korban Muhammad Axle Herman Miller (9 tahun) tersebut juga telah ditangkap petugas.
“Iya bang (menyebut wartawan RADARBANTEN.CO.ID-red) alhamdulillah (sudah ditangkap-red),” ujar Direktur Reskrimum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, Jumat malam, 2 Januari 2026.
Dian mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan sadis itu tidak hanya dilakukan oleh personel Resmob Ditreskrimum Polda Banten.
Personel Satreskrim Polres Cilegon juga terlibat dalam mengungkap kasus yang tidak mudah tersebut.
“Gabungan Tim Resmob Jatanras Polda dan Satreskrim Cilegon,” katanya.
Terkait identitas pelaku yang sudah ditangkap, Dian masih enggan berkomentar. Ia juga masih enggan menjelaskan terkait motif pelaku yang tega menusuk korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam) sebanyak 19 kali.
“Nanti nunggu prescon (konferensi pers-red) resmi ya,” ujar alumnus Akpol 2001 ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun RADARBANTEN.CO.ID, siswa kelas IV sekolah dasar itu ditemukan dalam kondisi tengkurap dengan pendarahan hebat di dalam rumahnya.
Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 14.20 WIB, saat ayah korban Maman Suherman menerima panggilan telepon dari anak keduanya.
Dalam sambungan telepon tersebut, anak Maman terdengar panik dan meminta pertolongan. Saat itu, Maman tengah berada di tempat kerjanya di wilayah Ciwandan.
Mendapat kabar tersebut, Maman segera meninggalkan lokasi kerjanya dan menuju rumah keluarga di Komplek BBS 3, Kelurahan Ciwaduk.
Setibanya di rumah dan membuka pintu, Maman mendapati korban dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka serius akibat senjata tajam. Saksi awal dalam peristiwa tersebut adalah kakak korban.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan pribadi ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis sekitar pukul 15.30 WIB, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka sayatan di bagian leher dan selangkangan serta belasan luka tusukan.
Reporter: Fahmi
Editor: Agung S Pambudi











