SERANG – Linda Fajar Gurindro resmi memimpin Ikatan Adhayaksa Dharmakarini (IAD) Kabupaten Tangerang, menggantikan Tantri Doni. Linda Fajar Gurindro dilantik oleh Ketua IAD Wilayah Banten Koes Ardito di aula kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Kamis (8/1).
Ketua IAD Wilayah Banten Koes Ardito mengatakan, peran IAD dalam mendukung program kerja Kejaksaan sangat strategis dan vital. IAD merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Korps Adhyaksa.
“Keterlibatan dan sumbangsih para istri anggota Kejaksaan melalui IAD bukan suatu pilihan, melainkan sebuah keharusan yang telah diatur oleh pengurus pusat. Tanpa meninggalkan kewajiban di keluarga, saya meminta kepada ketua IAD yang baru untuk dapat mengatur waktu agar kegiatan IAD di daerah bisa berjalan optimal,” katanya berpesan.
Koes Ardito menambahkan, IAD bukan hanya sebagai pelengkap dari institusi Kejaksaan, melainkan sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam mendukung eksistensi dan integritas Korps Adhyaksa.
“Oleh karena itu, setiap program kerja yang dijalankan harus mencerminkan komitmen, kepedulian, serta keteladanan yang memberikan dampak nyata. Tidak hanya dalam lingkungan internal organisasi, namun juga bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Koes Ardito berpesan kepada seluruh ketua IAD di wilayah hukum Kejati Banten untuk senantiasa mengayomi seluruh anggota, menghindari gaya hidup berlebihan, serta memberikan contoh yang baik kepada anggota dan masyarakat.
“Selain itu, bijak lah dalam menggunakan media sosial. Sedikit kesalahan yang dilakukan di medsos, akan berakibat vatal tidak hanya pribadi namun juga institusi,” tegasnya.
Sebagai pengawas IAD di daerah, Koes Adrito juga mengharapkan peran aktif, saran, dan masukan dari para kepala Kejaksaan Negeri. “Dukungan dan perhatian dari Bapak dan Ibu Kajari se-Banten sangat kami harapkan untuk kegiatan IAD,” tandasnya.
Sementara, Kepala Kejati Banten Bernadeta Maria Erna Elastiyani meminta seluruh anggota IAD Wilayah Banten menjunjung nilai sosial kemasyarakatan dalam upaya mendukung tugas-tugas Kejaksaan.
“Kerjakan apa yang sudah menjadi program kerja IAD dengan maksimal dan ikhlas. Tindak tanduk anggota IAD di mana pun berada akan menjadi perhatian. Berprilaku lah sebaik mungkin dengan menjunjung nilai-nilai kejujuran, toleransi, kesopanan, dan norma kehidupan bermasyarakat,” imbaunya. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











