SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Serang bentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Induk untuk mencapai target pengumpulan zakat ASN tahun 2026.
Tahun ini, Baznas Kota Serang menargetkan pengumpulan zakat ASN Pemkot Serang sebesar Rp6,5 miliar.
Baznas juga mengaku optimis pendapatan zakat ASN bisa melampaui target hingga Rp7-10 miliar.
“Kita bukan hanya ingin melewati target, optimalisasi itu yang sesungguhnya,” kata Ketua Baznas Kota Serang, Mahyudi Yusuf, Selasa 20 Januari 2026.
Mahyudi menjelaskan, teknis pengumpulan zakat dilakukan melalui bendahara di masing-masing OPD, yang kemudian akan disetorkan ke rekening UPZ di bawah naungan Baznas Kota Serang.
“Contoh hal seperti yang di Dindik itu ada peningkatan tujuh kali lipat dari yang sebelumnya, biasanya setiap bulan Dindik itu cuma Rp30 juta, sekarang kami dapat laporan Rp231 juta,” ucap Mahyudi.
Baznas berharap OPD lain yang tingkat kepatuhan zakat ASN masih berada di kisaran 20 hingga 30 persen dapat meningkatkan mendekati 100 persen.
“Karena Pak Wali menjanjikan jika mereka kewajibannya tidak ditunaikan, maka mereka akan dipanggil,” jelasnya.
Mahyudi mengatakan, zakat yang dihimpun dari ASN Pemkot Serang akan disalurkan melalui lima program utama Baznas, yakni Serang Cerdas, Serang Takwa, Serang Sehat, Serang Ekonomi, serta program sosial lainnya.
“Serang sehat umpamanya kita membiayai, membantu mereka-mereka yang sakit atau kita membantu dhuafa yang menunggu orang sakit,” ujar Mahyudi.
Editor: Bayu Mulyana











