SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tiga warga Kampung Bojong, Desa Kaduagung, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang tertimpa beton tempat wudhu Masjid Al Mukmin, Kamis, 22 Januari 2026. Akibat kejadian tersebut, satu korban tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Kapolsek Pabuaran, Iptu Suwarno, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban Jueni (60), Hamdan (60), dan Muhadi (50) sedang ikut gotong royong merenovasi masjid.
“Nahas saat renovasi, salah satu tiang ambruk dan bagian beton menimpa ketiga korban,” ujar Suwarno.
Dua korban, Hamdan dan Muhadi, sempat menghindar sehingga terhindar dari cedera fatal, namun tetap mengalami luka akibat material yang jatuh. Sedangkan Jueni tertimpa beton secara langsung.
Jueni mengalami luka serius pada kepala dan tubuh, kemudian dievakuasi ke klinik terdekat. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong setibanya di lokasi.
“Jueni meninggal saat sudah berada di klinik. Hamdan luka pada kepala dan diduga mengalami patah tulang, sedangkan Muhadi luka pada tangan,” jelas Kapolsek.
Suwarno menduga bangunan masjid yang ambruk tidak kokoh. Renovasi dilakukan secara swadaya oleh masyarakat tanpa melibatkan tenaga ahli bangunan.
“Diduga bangunan tidak kokoh karena dibangun swadaya masyarakat,” tuturnya.
Editor: Mastur Huda











