SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meminta kepada pihak yang melakukan pembangunan jalan tol Serang-Panimbang yakni PT WIKA untuk segera merealisasikan relokasi SDN Inpres Cikeusal yang terdampak akibat pembangunan tol.
Najib Hamas menyayangkan karena persoalan relokasi SDN Inpres Cikeusal yang berlarut-larut. Bahkan sejak tahun 2019 hingga saat ini relokasi tak kunjung terealisasi.
“Sangat menyayangkan, diharapkan ini bisa selesai secepat-cepatnya,” katanya, Senin 26 Januari 2026.
Najib mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan proses administrasi untuk pembayaran lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan SDN Inpres Cikeusal. Namun, hingga saat ini proses pembayaran belum dapat direalisasikan.
“Yang Cikeusal sudah clear apraisalnya, tinggal nanti pihak Wika membayar dan membangun. Informasinya karena ada efisiensi di BUMN, jadi ada kendala pembayaran tanah yang baru,” ujarnya.
Ia mengatakan, nantinya pihak WIKA lah yang akan melakukan pembebasan lahan sampai membangun gedung SDN inpresnya. Pemerintah daerah hanya membantu menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dan setelah itu akan menerima kunci apabila proses pembangunan sudah selesai.
Najib Hamas mendesak agar pihak WIKA bisa segera melakukan proses pembebasan lahan dan segera melakukan pembangunan di tahun ini.
Ia menginginkan agar nantinya pada saat tahun ajaran baru nanti para siswa SDN Inpres Cikeusal bisa menikmati gedung kelas baru.
“Kita menghimbau dengan sangat, karena ini bicaranya soal jeritan hati masyarakat. Karena selama ini anak-anak sekolah di tempat yang bising, kan ini sangat mengganggu,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











