LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Tim gabungan Basarnas Provinsi Banten bersama BPBD Kabupaten Lebak, TNI, dan Polri masih melakukan pencarian terhadap seorang lanjut usia bernama Ikna (72), warga Kampung Selapajang Sukamaju, Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, yang dilaporkan hilang diduga tenggelam di Sungai Ciujung, Senin 25 Januari 2026 sore.
Peristiwa tersebut terjadi saat kondisi Sungai Ciujung meluap akibat banjir. Korban diduga hanyut ketika berusaha menyeberangi sungai menggunakan gedebog batang pisang untuk menuju kebun di seberang sungai.
Insiden nahas itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu debit air Sungai Ciujung meningkat dengan arus yang cukup deras, sehingga membahayakan aktivitas warga di bantaran sungai.
Pantauan di lokasi pencarian pada Selasa 27 Januari 2026, tim gabungan menerjunkan dua unit perahu karet milik Basarnas dan BPBD untuk menyisir aliran sungai. Sejumlah warga juga tampak memadati lokasi dan ikut memantau proses pencarian korban.
Komandan Tim Basarnas Provinsi Banten, Fery Krisna, membenarkan adanya laporan kondisi membahayakan manusia (KMM) di wilayah Kecamatan Cikulur. Ia mengatakan pencarian telah dilakukan hingga radius lima kilometer dari titik awal korban diduga hanyut.
“Di hari kedua ini pencarian sudah kami lakukan sampai radius lima kilometer,” ujar Fery Krisna kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa 27 Januari 2026.
Fery menjelaskan bahwa pencarian dihadapkan pada sejumlah kendala, di antaranya kondisi sungai yang berbatu serta kedalaman air yang tidak merata di beberapa titik.
“Hambatannya cukup banyak, seperti bebatuan dan kondisi perairan yang dangkal di beberapa titik,” katanya.
Sementara itu, seorang warga bernama Darwis mengaku sempat melihat korban berada di atas gedebog pisang sekitar 20 meter dari tepi sungai.
“Saya lihat sudah sekitar 20 meter, kelihatannya naik di gedebog pisang. Saya kira bukan orang hanyut. Waktu saya kejar pakai perahu, sudah tidak kelihatan,” ujarnya.
Editor: Abdul Rozak











